Berita Jawa Tengah
3 Gereja di Getasan Semarang Jadi Sasaran Pencurian, Begini Kata Kapolres
Tiga gereja di Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang menjadi sasaran pencurian dalam kurun waktu tiga bulan terakhir ini.
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Tiga gereja di Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang menjadi sasaran pencurian. Pencurian itu terjadi pada periode Februari hingga April 2026.
Secara rinci pencurian yang terjadi pada Sabtu (7/2/2026) di Gereja Kristen Jawa Tengah Utara (GKTJU), Dusun Banaran, Desa Tajuk.
Kemudian pada Rabu (8/4/2026), pencurian terjadi di Gereja Metodhis Indonesia Dusun Krangkeng, Desa Batur.
Menyusul kemudian, pencurian pada Selasa (14/4/2026) di Gereja Bethel Indonesia (GBI) Dusun Wates, Desa Sumogawe.
Beberapa alat musik dilaporkan hilang.
Baca juga: Menko Pangan di SMAN 1 Semarang, Zulhas: Sekolah Boleh Request Menu MBG
• Geger di Taman Bendungan Tirtonadi Solo, Pria 53 Tahun Lecehkan Wanita, Nyaris Diamuk Warga
Serangkaian kasus pencurian yang menyasar rumah ibadah tersebut kini dalam penanganan pihak kepolisian.
Kapolres Semarang, AKBP Ratna Quratul Ainy menyampaikan, hal ini sudah dalam penanganan Unit Reskrim Polsek Getasan dan Sat Reskrim Polres Semarang.
"Pencurian di gereja ini menjadi prioritas kami untuk diungkap, karena sudah beberapa kali terjadi."
"Saat ini, kami melakukan pendalaman maupun pemyelidikan," ungkapnya.
Dari rangkaian kejadian tersebut, AKBP Ratna menyampaikan, pelaku diduga memanfaatkan kondisi lingkungan yang sepi, dengan waktu kejadian yang umumnya diketahui pada pagi hingga siang hari saat aktivitas belum berlangsung.
Dia menuturkan, telah melakukan koordinasi serta imbauan dengan pengurus gereja dan memberikan atensi kepada Polsek Getasan untuk bersama Linmas setempat melakukan monitoring tempat ibadah di masing masing wilayah, sehingga kejadian yang sama tidak terulang kembali.
"Kami juga sudah melakukan pemeriksaan sejumlah saksi, serta olah TKP sehingga menjadi modal mencari titik terang pelaku dari rangkaian kejadian yang terjadi," pungkasnya. (*)
| Modal Rp1 Juta Untung Rp500 Ribu, Alasan IAS Edarkan Tembakau Gorila di Boyolali |
|
|---|
| Kontainer Terguling, Truk Tabrak Beton Pembatas Tol Semarang-Solo di Boyolali |
|
|---|
| Akal-akalan Pria 61 Tahun di Wonosobo, Modifikasi Xenia agar Bisa Borong 70 Liter Pertalite |
|
|---|
| Awal Mula Geger Penemuan Jasad Tinggal Kerangka di Rumah Kontrakan Salatiga, Ini Kata Polisi |
|
|---|
| Tangisan Bayi dalam Tas Gegerkan Warga Kalisongo, Ada Pesan Suruh Merawat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260423-_-Kapolres-Semarang-AKBP-Ratna-Quratul-Ainy.jpg)