Berita Cilacap
Nelayan Kecil di Cilacap Masih Bisa Melaut Paka Solar Subsidi, Stok Dipastikan Aman
Aktivitas nelayan kecil di wilayah Cilacap Raya dipastikan tetap berjalan normal di tengah kebutuhan bahan bakar
Penulis: Rayka Diah Setianingrum | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, CILACAP - Aktivitas nelayan kecil di wilayah Cilacap Raya dipastikan tetap berjalan normal di tengah kebutuhan bahan bakar untuk melaut yang terus meningkat selama musim penangkapan ikan.
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah memastikan stok dan distribusi solar subsidi bagi nelayan di wilayah Jawa Tengah dan DIY, termasuk Cilacap, dalam kondisi aman dan terkendali.
Solar subsidi tersebut selama ini menjadi penopang utama aktivitas nelayan kecil yang menggunakan kapal berukuran di bawah 30 GT untuk mencari ikan di perairan selatan Jawa.
Nelayan dengan kategori kapal kecil tersebut diketahui masih dapat memperoleh BBM subsidi melalui SPBU Nelayan maupun SPBU reguler sesuai ketentuan yang berlaku.
Area Manager Communication, Relation, & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan mengatakan penyaluran BBM subsidi untuk nelayan dilakukan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan pemerintah agar tepat sasaran.
“Nelayan dengan kapal di bawah 30 GT tetap berhak mendapatkan BBM subsidi melalui mekanisme yang sudah diatur pemerintah, baik melalui SPBU Nelayan menggunakan QR Code Subsidi Tepat maupun melalui SPBU reguler dengan melampirkan surat rekomendasi resmi dari DKP setempat,” ujar Taufiq, Selasa (12/5/2026).
Ia menjelaskan, nelayan kecil yang berhak menerima solar subsidi harus memiliki dokumen resmi berupa PAS nelayan yang diterbitkan Dinas Kelautan dan Perikanan sebagai bukti legalitas dan validasi profesi.
Menurutnya, hingga saat ini distribusi solar subsidi untuk nelayan di wilayah Cilacap masih berjalan lancar tanpa kendala pasokan.
Baca juga: Anggota Polisi Rudapaksa Keponakan Sendiri Dituntut 3 Tahun Penjara, Berdalih Konsultasi SKCK
“Stok BBM subsidi di wilayah Regional Jawa Bagian Tengah saat ini berada pada level 14,4 kali lipat dari konsumsi normal harian, sedangkan khusus Cilacap stok solar subsidi di SPBU mencapai dua kali lipat dari konsumsi normal harian,” katanya.
Pertamina juga memastikan pasokan solar subsidi terus dijaga melalui distribusi rutin ke sejumlah titik layanan BBM nelayan di kawasan pesisir Cilacap.
Layanan tersebut di antaranya berada di SPBU Nelayan 48.532.01 Sentolokawat, SPBUN 48.532.02 dan 48.532.03 di Kelurahan Tegalkamulyan, serta SPBUN 48.532.04 KUD Minu Suroyo.
Selain melalui SPBU khusus nelayan, nelayan pesisir yang berada jauh dari lokasi pengisian BBM nelayan juga masih dapat membeli solar subsidi di SPBU reguler.
“Nelayan yang lokasinya jauh dari SPBU Nelayan tetap bisa memperoleh solar subsidi di SPBU reguler dengan membawa surat rekomendasi dari DKP sebagai syarat validasi,” jelas Taufiq.
Sementara itu, untuk kapal penangkap ikan dengan ukuran di atas 30 GT, penggunaan BBM yang diperbolehkan adalah BBM non-subsidi karena aktivitasnya sudah masuk kategori industri perikanan skala besar.
Pertamina menegaskan akan terus menjaga stabilitas pasokan energi bagi masyarakat, termasuk sektor perikanan yang menjadi salah satu penopang ekonomi kawasan pesisir.
“Kami terus membuka ruang komunikasi dan koordinasi dengan nelayan maupun pemerintah daerah agar distribusi energi tetap berjalan lancar dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik,” pungkasnya.
Masyarakat pun diimbau tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan karena stok BBM subsidi di wilayah Cilacap dipastikan dalam kondisi aman. (ray)
| BREAKING NEWS Lupa Matikan Tungku Saat Masak Air, Rumah Lansia di Cilacap Hangus Terbakar! |
|
|---|
| Slamet ABK KM ULI Jaya 01 Meninggal di Perairan Cilacap, Diduga Awal Serangan Jantung |
|
|---|
| Kecelakaan Maut di Cilacap, Lansia Pengendara Motor Listrik Tewas Tertabrak Truk Tronton |
|
|---|
| Sosok Rosidin, Mempelai Pria yang Menikah Pakai Hastapora Banser Cilacap Ternyata Permintaan Istri |
|
|---|
| Cilacap Siaga Kemarau 2026, BPBD Siapkan 250 Tangki Air Bersih dan Armada Distribusi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260512_spbu-nelayan.jpg)