Kamis, 28 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Duka

Kabar Duka, Juru Jagal di Salatiga Meninggal saat Sembelih Hewan Kurban, Mengeluh Dada Sakit

Seorang tukang sembelih (jagal) hewan kurban meninggal saat bekerja pada Hari Raya Iduladha di Kota Salatiga, Rabu (27/5/2026).

Tayang:
Penulis: Dse | Editor: deni setiawan
ISTIMEWA/POLRES SALATIGA
MENINGGAL - Detik-detik tukang kelet (kaos biru berikat kepala) merasakan nyeri dada saat saat menjalankan tugas di Komplek Masjid Darul Solikhin LDII, Kampung Dukuh Krajan, Dukuh, Sidomukti, Kota Salatiga, Rabu (27/5/2026). 

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Kabar duka datang dari warga Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga di saat proses penyembelihan hewan kurban.

Seorang juru jagal atau tukang sembelih meninggal saat sedang menyembelih beberapa hewan kurban di Masjid Darul Solikhin Salatiga.

Meskipun sempat dilarikan ke rumah sakit, nyawa korban tak tertolong.

Pria ini diduga mengalami serangan jantung.

Baca juga: FAKTA Eks Santriwati Padepokan Pekalongan Korban Asusila Pilih Diam, Ada Tekanan Psikis

• Viral Acara Hajatan Berantakan di Banyumas Gegara Sapi Kurban Terlepas, Begini Kronologinya

Seorang tukang sembelih (jagal) hewan kurban meninggal saat bekerja pada Hari Raya Iduladha di Kota Salatiga, Rabu (27/5/2026).

Pria berinisial TS (60), warga Tegalrejo, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga ini diduga mengalami serangan jantung saat proses penyembelihan hewan kurban berlangsung.

Kapolsek Sidorejo, Kompol Sunoto mengatakan, korban mendapat panggilan untuk menjadi jagal hewan kurban di Masjid Darul Solikhin.

Di lokasi tersebut dilakukan penyembelihan dua sapi dan tiga kambing.

“Selain gotong royong oleh warga, juga mengundang tukang sembelih dan tukang kelet agar proses penyembelihan berjalan lancar dan cepat,” kata Kompol Sunoto.

Mengeluh Sakit Dada

Saat sedang bekerja di sekitar lokasi penyembelihan hewan, korban tiba-tiba mengeluhkan sakit pada bagian dada.

Warga yang mengetahui kondisi tersebut langsung memberikan pertolongan darurat dan memanggil ambulans untuk membawa korban ke RSUD dr Soebarkat Tjitrodarmodjo.

Namun sesampainya di rumah sakit, korban dinyatakan meninggal.

Kompol Sunoto mengatakan, berdasarkan pemeriksaan dokter, korban diduga meninggal akibat serangan jantung.

“Tidak ada tanda-tanda kekerasan dan kecelakaan di tubuh korban."

"Warga sudah berusaha melakukan pertolongan namun nyawa korban tidak bisa diselamatkan,” ungkapnya. (*)

Sumber Kompas.com

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved