Berita Wonosobo
Embun Upas Selimuti Kompleks Candi Arjuna Dieng, Ini Waktu Terbaik Mengabadikannya
Fenomena embun es atau yang dikenal masyarakat setempat sebagai bun upas (embun upas) kembali muncul di kawasan Dataran Tinggi Dieng
Penulis: Imah Masitoh | Editor: muslimah
Embun Upas Selimuti Kompleks Candi Arjuna Dieng, Ini Waktu Terbaik Mengabadikannya
TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA - Fenomena embun es atau yang dikenal masyarakat setempat sebagai bun upas (embun upas) kembali muncul di kawasan Dataran Tinggi Dieng.
Pantauan Tribunjateng.com pada Selasa (9/6/2026) sekitar pukul 05.30 WIB, Kompleks Candi Arjuna tampak diselimuti butiran es halus yang menempel di rerumputan, meja, serta berbagai benda di area wisata tersebut.
Pemandangan yang menyerupai hamparan salju itu menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang datang sejak pagi.
Baca juga: Perampokan Maut di Boyolali, Rintihan Aku Sayang Ibu Malah Membuat Pelaku Makin Brutal
Sejumlah pengunjung terlihat mengabadikan momen langka tersebut dengan berfoto dan membuat konten di kawasan cagar budaya itu.
Dari pantauan di lokasi, lapisan es tampak tebal bahkan, embun es yang menempel di permukaan meja terlihat cukup tebal hingga bisa dikeruk menggunakan sendok.
Warga lokal Dieng, Hasta Priandono, mengatakan fenomena embun upas telah muncul selama tiga hari berturut-turut.
"Iya sudah muncul dari 3 hari kemarin sejak hari Minggu," ungkapnya.
Menurut Hasta, kemunculan pertama terjadi pada hari Minggu lalu intensitasnya masih tipis dan hanya muncul di beberapa titik. Kondisi tersebut kemudian meluas pada Senin dan semakin tebal pada Selasa pagi ini.
"Hari Senin kemarin lumayan luas juga, dan sekarang lebih tebal lagi," sebutnya.
Kemunculan embun upas dipicu oleh suhu udara yang turun drastis saat malam hingga dini hari.
Hasta menyebut suhu di kawasan Dieng sempat mencapai titik beku.
"Kalau dari semalam, itu sudah 0 derajat ya, sampai pagi ini ada kabar juga tadi minus 1," ucapnya.
Embun es tidak hanya terlihat di sekitar Kompleks Candi Arjuna.
Fenomena serupa juga mulai menyelimuti sejumlah lahan pertanian milik warga, khususnya area perkebunan kentang yang berada di sekitar kawasan wisata.
| Ambulans Desa Sering "Menghilang", Warga Marongsari Wonosobo Ngamuk sampai Pasang Spanduk Protes |
|
|---|
| Pemkab Wonosobo Terapkan Kontrak Payung Kertas HVS, Hemat Anggaran Rp700 Juta |
|
|---|
| Pemkab Wonosobo Perkuat Pengelolaan Sampah Melalui Gerakan Bank Sampah dan Aksi Bersih Bersama |
|
|---|
| Pura-pura Minta Tolong, Pria 57 Tahun Begal Payudara Pelajar Wonosobo, Begini Kronologinya |
|
|---|
| Polisi Tangkap Spesialis Pembobol TK di Wonosobo, Sudah Beraksi di 8 Sekolah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260609_embun-es.jpg)