Berita Jateng
5 Daerah di Jateng Jadi Sasaran Program Jamu, Ada Solo dan Semarang
Provinsi Jawa Tengah menjadi sasaran proyek pengembangan jamu tradisional dalam program Indonesia Sadar Jamu Aman (Idaman).
Penulis: iwan Arifianto | Editor: raka f pujangga
TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Provinsi Jawa Tengah menjadi sasaran proyek pengembangan jamu tradisional dalam program Indonesia Sadar Jamu Aman (Idaman).
Program ini menyasar lima daerah meliputi Kabupaten Purworejo, Sukoharjo, Pati, dan Kota Surakarta, serta Kota Semarang.
Baca juga: Jamu Badai Pantura, PSIS Wajib Menang atau Kian Dekat ke Liga 3
"Alasan Jawa Tengah menjadi pilot project ini karena banyak tanaman herbal yang bisa dimanfaatkan menjadi aneka jamu. Bahkan, minum jamu di provinsi ini sudah membudaya," jelas Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Taruna Ikrar dalam acara Kick Off program Idaman) di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Selasa (9/6/2026).
Melalui Program Idaman, kata Taruna, lembaganya ingin mempertahankan citra dan keperayaan masyarakat Indonesia terhadap jamu.
Ia menilai, tanaman obat herbal ini bisa menembus pasar nasional bahkan pasar global.
"Kami ingin mengembangkan hal itu di Jawa Tengah," terangnya.
Sementara, Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maemoen, mengapresiasi langkah yang dilakukan BPOM Pusat yang menjadikan sejumlah daerah di Jateng menjadi pilot project program idaman.
Menurutnya, Jawa Tengah memiliki potensi yang tinggi dalam pengembangan jamu tradisional. Sebagai salah satu produk ekonomi kreatif, konsumsi jamu tradisional layak didorong menjadi gaya hidup.
Terlebih, potensi ekonomi dari industri jamu tradisional sangat besar.
"Kalau kita melihat di Solo, Sukoharjo, Semarang, masyarakat sudah menyajikan jamu di kafe-kafe," kata Taj Yasin.
Baca juga: Mahasiswa FK UMP Purwokerto Praktik Buat Jamu Saintifikasi di Laboratorium Herbal
Ia menambahkan, budaya hidup sehat seperti minum jamu sempat menjadi tren saat pandemi Covid 19.
Seharusnya tren ini dipertahankan sekaligus sebagai pengembangan produk jamu.
"Ya salah satu berkah Covid-19 adalah gaya hidup meningkat," jelasnya. (Iwn)
| Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Minta SPPG Ditutup, BGN Harus Evaluasi Menu |
|
|---|
| BPOM Temukan 10.267 Jenis Produk Berbahaya Beredar di Jawa Tengah |
|
|---|
| Marak Kasus Kekerasan Seksual di Ponpes, Wagub Taj Yasin Minta Aparat Serius Tindak Ponpes Abal-abal |
|
|---|
| Jateng Provinsi dengan Upah Buruh Terendah di Indonesia, Ini Daftar 10 Besarnya |
|
|---|
| Emosi Gus Yazid Meledak: "Kejaksaan Jangan Jadi Pembual dan Perekayasa Kasus" |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260906_Acara-Kick-Off-program-Idaman-untuk-sadar-jamu-di-Semarang_1.jpg)