Selasa, 9 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Alasan Sopir Elf Lari Usai Tabrak Pedagang Sayur hingga Tewas, Di Rumah Dinasehati Keluarga

Seorang pedagang sayur keliling meninggal dunia karena tertabrak sebuah elf dan sempat terseret

Tayang:
Penulis: Msi | Editor: muslimah
surya
KECELAKAAN MAUT LUMAJANG - Mobil Elf penabrak pedagang mlijo di Unit Laka Satlantas Polres Lumajang, Jawa Timur pada Sabtu (6/6/2026). Polisi terus selidiki kasus pedagang mlijo ditabrak Elf di Desa Tunjung, Kecamatan Randuagung, Lumajang.  

Ringkasan Berita:
  • Dalam peristiwa itu, seorang pedagang sayur keliling meninggal usai motor yang dikendarainya terlibat tabrakan dengan mobil Elf.
  • Insiden tersebut terekam kamera CCTV dan videonya beredar luas di media sosial.
  • Korban terseret beberapa meter sebelum kendaraan berhenti di pinggir jalan.

 

TRIBUNJATENG.COM, LUMAJANG - Seorang pedagang sayur keliling meninggal dunia karena tertabrak sebuah elf dan sempat terseret.

Peristiwa terjadi di Jalan Raya Desa Tunjung, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Senin (8/6/2026) lalu.

Dalam kasus ini, penabrak sempat melarikan diri namun kini sudah dalam pengamanan polisi.

Pengendara elf tersebut bernama Imam Syafii, sementara korbannya wanita 43 tahun bernama Khisnul Khotimah.

Baca juga: Pocong Terekam di Belakang UNS Solo, Wali Kota Langsung Ultimatum

Sopir Elf kini berada dalam pengamanan Unit Laka Satlantas Polres Lumajang, Jawa Timur (Jatim)

KBO Satlantas Polres Lumajang, Ipda Eko Budi, mengonfirmasi bahwa saat ini proses penyelidikan masih terus berjalan.

Pihak kepolisian masih mendalami kronologi lengkap insiden yang merenggut nyawa pedagang keliling tersebut.

Alasan Sopir Melarikan Diri 

Berdasarkan pemeriksaan awal, Imam Syafii mengakui bahwa ia sempat meninggalkan lokasi kejadian.

Ia nekat melarikan diri menuju kediamannya di Kabupaten Jember, karena merasa takut akan amuk massa di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).

"Dalam pikirannya mungkin takut dimassa, akhirnya melarikan diri atau lebih tepatnya mengamankan diri," ujar Ipda Eko Budi, Senin (8/6/2026).

Setelah sampai di rumahnya di Jember, pihak keluarga menyarankan agar Imam segera mendatangi Mapolres Lumajang.

Langkah ini diambil, sebagai upaya kooperatif dan demi menjamin keamanan diri sang sopir di tengah proses hukum yang berlaku.

Penyelidikan Lanjutan Satlantas Polres Lumajang

Hingga saat ini, pihak kepolisian belum dapat memastikan apakah kendaraan Elf yang dikemudikan pelaku merupakan armada travel resmi atau bukan.

Hal ini terkendala karena saat kejadian, pelaku tidak mampu menunjukkan Surat Izin Mengemudi (SIM) kepada petugas.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved