Berita Kajen
Werdi Jadi Sasaran TMMD, Sukirman Dorong Ekonomi Warga Lewat Infrastruktur
Desa Werdi, Kecamatan Paninggaran, menjadi sasaran pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung tahap I tahun 2026.
Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: raka f pujangga
TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Desa Werdi, Kecamatan Paninggaran, menjadi sasaran pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung tahap I tahun 2026.
Kegiatan yang resmi dibuka Selasa (10/2/2026) itu ditandai dengan komitmen kuat pemerintah daerah bersama TNI dalam mendorong peningkatan infrastruktur demi menggerakkan perekonomian masyarakat desa.
Pembukaan di ditandai dengan, penandatanganan program kegiatan sebagai simbol dimulainya sinergi lintas sektor antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Baca juga: Wabup Wurja Buka TMMD ke-127: Bangun Infrastruktur dan Kehidupan Warga Cikuya Brebes
Dalam TMMD kali ini, sasaran fisik utama berupa pengaspalan jalan desa sepanjang 181 meter dan 521 meter dengan lebar masing-masing 3 meter.
Wakil Bupati Pekalongan Sukirman mengatakan, peningkatan kualitas jalan tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga, terutama dalam mendukung aktivitas ekonomi dan akses layanan dasar.
Selain pembangunan infrastruktur, TMMD juga diisi kegiatan nonfisik seperti penyuluhan wawasan kebangsaan serta program pemberdayaan masyarakat.
"Kegiatan terpadu ini dirancang, agar pembangunan tidak hanya menyentuh aspek fisik, tetapi juga meningkatkan kapasitas dan kesadaran masyarakat," katanya.
Sukirman menegaskan, bahwa TMMD merupakan langkah strategis dalam mempercepat pembangunan wilayah pedesaan.
Menurutnya, infrastruktur yang memadai akan membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat dalam menjalankan kegiatan ekonomi.
"Dengan infrastruktur yang baik, akses masyarakat semakin lancar. Mobilitas meningkat dan pada akhirnya akan berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi warga," ujarnya.
Ia menjelaskan, Desa Werdi dipilih sebagai lokasi TMMD karena dinilai memiliki potensi besar dan menunjukkan perkembangan positif melalui berbagai program pemberdayaan yang telah berjalan.
Mulai dari pengembangan potensi wisata, produk unggulan hasil bumi, hingga kreativitas masyarakat yang terus tumbuh.
"Werdi termasuk desa prioritas di Paninggaran. Perkembangannya cukup baik, dan punya potensi besar untuk terus didorong agar lebih maju," kata Sukirman.
TMMD Sengkuyung tahap I tahun 2026 ini dilaksanakan selama satu bulan, mulai 10 Februari hingga 11 Maret 2026, dengan total anggaran Rp 300 juta.
Baca juga: TMMD 2026 Bangun Jalan Bandengan Kota Pekalongan, Akses Warga Kian Lancar
Dana tersebut bersumber dari APBD Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp155 juta, dan APBD Kabupaten Pekalongan sebesar Rp 145 juta.
Sukirman juga mengapresiasi semangat gotong royong warga yang terlihat dalam kegiatan TMMD.
"Kami berharap kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat terus terjaga agar seluruh program berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata," imbuhnya. (Dro)
| Sukirman Minta Petugas Sensus Ekonomi Gali Data hingga ke Akar |
|
|---|
| Sukirman: Wisata Pekalongan Tak Bisa Dibangun Sendirian |
|
|---|
| Harga Bahan Baku Meroket, Pedagang Gulai Pekalongan Pilih Tahan Harga demi Pelanggan |
|
|---|
| Sempat Mati Suri Akibat Pandemi, Pemilihan Duta Wisata Pekalongan Bangkit Lagi |
|
|---|
| Polisi Lalu Lintas Pekalongan Digembleng Prosedur Penanganan TKP |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260210_Wakil-Bupati-Pekalongan-Sukirman-saat-membuka-TMMD_1.jpg)