Berita Kajen
Sukirman : Badko LPQ Harus Jadi Penggerak Utama Pendidikan Al-Qur’an
Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pekalongan Sukirman, menegaskan bahwa Badan Koordinasi Lembaga Pendidikan
Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pekalongan Sukirman, menegaskan bahwa Badan Koordinasi Lembaga Pendidikan Al-Qur’an (Badko LPQ) harus mampu menjadi penggerak utama dalam pengembangan pendidikan Al-Qur’an di Kabupaten Pekalongan.
Penegasan tersebut disampaikan, saat menghadiri pelantikan pengurus Badko LPQ tingkat kecamatan se-Kabupaten Pekalongan yang dirangkai dengan kegiatan halal bihalal guru TPQ di Student Center UIN KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan, Minggu (12/4/2026).
Sukirman mengucapkan selamat, kepada para pengurus yang baru dilantik.
Ia berharap, kepengurusan baru dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan Al-Qur’an.
"Badko LPQ harus menjadi penggerak utama dalam pembinaan pendidikan Al-Qur’an, terutama di tingkat kecamatan. Perannya sangat strategis dalam membentuk generasi yang berkarakter Qurani," ujarnya saat rilis yang diterima Tribunjateng.com, Senin (13/4/2026).
Ia juga menyampaikan, apresiasi kepada para ustaz dan ustazah TPQ yang selama ini telah berperan besar dalam mendidik generasi muda dengan penuh keikhlasan.
Baca juga: Ngeri! Balita 1,3 Tahun Dibawa Mendaki Gunung Ungaran Semarang, Berakhir Hipotermia di Puncak
Sebagai bentuk dukungan, Sukirman mengungkapkan bahwa pemerintah daerah telah menginstruksikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk melakukan verifikasi serta pemutakhiran data tenaga pengajar.
Langkah tersebut dilakukan, guna memastikan pemerataan pemberian insentif bagi para guru TPQ.
"Kesejahteraan para pengajar menjadi perhatian kami. Meski saat ini masih terbatas, kami terus berupaya mencari tambahan anggaran dari berbagai sumber," jelasnya.
Selain itu, Sukirman juga menyinggung kebijakan pengalihan anggaran daerah untuk kepentingan masyarakat luas, khususnya pada sektor infrastruktur.
Ia menyebut, pemerintah bersama DPRD sepakat membatalkan pembangunan gedung kantor demi memprioritaskan perbaikan jalan.
"Kami ingin pembangunan yang benar-benar dirasakan masyarakat. Infrastruktur jalan menjadi prioritas, tanpa mengabaikan pembangunan sumber daya manusia, termasuk pendidikan Al-Qur’an," tegasnya.
Sementara itu, Ketua Badko LPQ Kabupaten Pekalongan, Hindun berharap para pengurus yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan baik serta membawa manfaat bagi masyarakat.
"Kami berharap, seluruh pengurus dapat bekerja dengan penuh tanggung jawab dan memberikan kontribusi nyata, baik bagi lembaga maupun masyarakat luas," ujarnya.
Ia mengatakan, momentum tersebut diharapkan dapat mempererat kebersamaan serta memperkuat sinergi dalam membangun pendidikan Al-Qur’an.
"Semoga kebersamaan ini membawa keberkahan dan semakin memperkuat semangat dalam mendidik generasi Qurani," pungkasnya. (Dro)
| Tolak Sistem Vendor E-Parking Mie Gacoan Pekalongan, Puluhan Juru Parkir Takut Kehilangan Pekerjaan |
|
|---|
| Sukirman Serap Kritik Mahasiswa, Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis Diperkuat |
|
|---|
| Ketiga Kalinya Sekda Kabupaten Pekalongan M Yulian Akbar Diperiksa KPK |
|
|---|
| Wakil Ketua DPRD Sumar Rosul Larang Sukirman Pakai Mobil dan Rumah Dinas Bupati Pekalongan |
|
|---|
| Plt Bupati Pekalongan Sukirman Dorong Proyek PSEL, Tinggal Menunggu Lampu Hijau Pusat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260413_Sukirman.jpg)