Berita Kajen
Sukirman: Wisata Pekalongan Tak Bisa Dibangun Sendirian
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pekalongan Sukirman menegaskan, bahwa pembangunan sektor pariwisata tidak bisa dilakukan oleh pemerintah semata.
Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: raka f pujangga
TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pekalongan Sukirman menegaskan, bahwa pembangunan sektor pariwisata tidak bisa dilakukan oleh pemerintah semata.
Dibutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, mulai dari wartawan, organisasi kemasyarakatan (ormas), lembaga swadaya masyarakat (LSM), pelaku usaha hingga masyarakat umum untuk bersama-sama mengangkat potensi wisata daerah.
Baca juga: Plt Bupati Sukirman: Kemanusiaan Jadi Fondasi Utama Pembangunan di Pekalongan
Pernyataan tersebut disampaikan Sukirman saat menghadiri kegiatan Press Tour Linggo Asri bertema 'Bersama Mengangkat Potensi Wisata Linggo Asri, Mempererat Silaturahmi Jurnalis, Ormas, dan LSM' di Objek Wisata Linggo Asri, Minggu (14/6/2026).
Menurut Sukirman, kondisi pariwisata Kabupaten Pekalongan saat ini masih membutuhkan banyak pembenahan.
Karena itu, dukungan dari berbagai pihak menjadi modal penting untuk mendorong percepatan pengembangan destinasi wisata sekaligus memperluas promosi potensi daerah.
"Ini langkah awal yang baik untuk melakukan konsolidasi. Kami berharap teman-teman wartawan, ormas, dan seluruh elemen masyarakat dapat bersama-sama fokus membangun pariwisata Kabupaten Pekalongan," ujarnya.
Sukirman mengapresiasi kepedulian para pegiat wisata, tokoh masyarakat, dan organisasi yang selama ini terus memberikan perhatian terhadap perkembangan sektor pariwisata.
Menurutnya, berbagai kritik dan masukan yang disampaikan harus dipandang sebagai bentuk dukungan agar pemerintah dapat melakukan perbaikan.
Ia menegaskan, bahwa saat ini pemerintah daerah membuka ruang komunikasi yang luas kepada masyarakat.
Berbagai persoalan yang berkaitan dengan pembangunan daerah, termasuk sektor pariwisata, dapat disampaikan secara terbuka melalui dialog maupun audiensi.
"Kritik menjadi vitamin yang sangat berharga bagi kami untuk melakukan perbaikan. Komunikasi dengan pemerintah, maupun DPRD sekarang terbuka untuk semua pihak," katanya.
Sukirman juga berharap, media massa dapat berperan aktif dalam memperkenalkan destinasi wisata Kabupaten Pekalongan.
Selain menyampaikan berbagai persoalan yang ada, media diharapkan mampu mengangkat potensi dan keunggulan daerah sehingga semakin dikenal oleh masyarakat luas.
Menurutnya, perkembangan media sosial telah membuka peluang besar bagi promosi wisata.
Bahkan, sejumlah wisatawan mancanegara diketahui pernah berkunjung ke kawasan wisata di Kecamatan Paninggaran setelah mengetahui informasi melalui media sosial.
"Potensi ini harus kita manfaatkan bersama. Media, masyarakat, dan pemerintah bisa berkolaborasi memperkenalkan wisata Kabupaten Pekalongan kepada khalayak yang lebih luas," ungkapnya.
Baca juga: Sukirman Titip Misi Besar kepada Mas dan Mbak Duta Wisata: Kenalkan Pekalongan ke Dunia
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Abdul Munir menilai keberhasilan pembangunan sektor pariwisata sangat bergantung pada kondisi daerah yang aman dan kondusif.
Karena itu, seluruh komponen masyarakat harus menjaga kerukunan dan memperkuat kebersamaan.
"Kalau ingin wisata berkembang, daerah harus kondusif. Semua komponen masyarakat harus rukun, saling mendukung, dan memiliki toleransi," katanya. (Dro)
| Harga Bahan Baku Meroket, Pedagang Gulai Pekalongan Pilih Tahan Harga demi Pelanggan |
|
|---|
| Sempat Mati Suri Akibat Pandemi, Pemilihan Duta Wisata Pekalongan Bangkit Lagi |
|
|---|
| Polisi Lalu Lintas Pekalongan Digembleng Prosedur Penanganan TKP |
|
|---|
| Cari Masalah! Pria Pekalongan Nekat Sembunyikan Sabu di Bawah Kursi SPKT Polsek Wiradesa |
|
|---|
| Tasyakuran Masjid Jadi Ajang Sukirman Paparkan Prioritas Pembangunan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260615_Plt-Bupati-Pekalongan-Sukirman_1.jpg)