Selasa, 26 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kendal

Benny Karnadi Bicara Ekonomi Kendal: Pertumbuhan Tinggi tapi Banyak Warga Miskin

Benny Karnadi menyinggung kondisi laju perekonomian di Kendal sebagai daerah yang memiliki pertumbuhan ekonomi tinggi di Jawa Tengah.

Tayang:
TRIBUN JATENG/PEMKAB KENDAL
BERIKAN SAMBUTAN - Wakil Bupati Kendal, Benny Karnadi memberikan sambutan dalam konferensi bersama MWC NU Kecamatan Gemuh dan PWC Muslimat NU, Minggu (28/12/2025). Benny menyebut, laju pertumbuhan ekonomi di Kendal berbanding terbalik dengan tingkat kemiskinan di Kendal. 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Wakil Bupati Kendal, Benny Karnadi menyinggung kondisi laju perekonomian di Kabupaten Kendal sebagai daerah yang memiliki pertumbuhan ekonomi tinggi di Jawa Tengah.

Benny mengatakan, laju pertumbuhan ekonomi nasional saat ini berada di angka 5,04 persen.

Angka itu lebih rendah dibanding pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah yang mencapai 5,37 persen.

Sedangkan di Kabupaten Kendal, laju pertumbuhan ekonominya mencapai 8,84 persen. 

Baca juga: Serunya Farhan Bangun Istana Rapunzel di PIK Kendal: Pantainya Bersih, Cocok Buat Liburan

Polisi Terapkan Sistem Buka-Tutup, Jalan Purworejo-Magelang Ambles 10 Meter

"Pertumbuhan ekonomi Kendal tinggi, bahkan melampaui nasional," kata Benny saat membuka Konferensi Bersama MWC NU Kecamatan Gemuh dan PWC Muslimat NU, Minggu (28/12/2025).

Benny menerangkan, tingginya laju pertumbuhan ekonomi di Kendal berbanding terbalik dengan jumlah penduduk miskin di Kendal.

"Faktanya, jumlah masyarakat miskin di Kendal masih cukup banyak."

"Artinya, pertumbuhan ini belum sepenuhnya linier dengan kesejahteraan rakyat,” ungkapnya.

Dia melalui Pemkab Kendal pun ingin berbenah untuk menekan angka kemiskinan yang dinilai tak linier dengan laju pertumbuhan ekonomi.

"Harus berbenah untuk pembangunannya dalam menekan angka kemiskinan."

"NU, kami harapkan menjadi mitra strategis pemerintah untuk bersama-sama mencari solusi dan membangun Kendal yang lebih baik,” tandasnya. 

Ketua PCNU Kabupaten Kendal, Mustamsikin mengatakan, kekuatan NU ditentukan solidaritas dan soliditas ranting di tingkat desa. 

Menurutnya, diperlukan juga kader NU yang siap mengabdi, bekerja, dan menjaga nilai Aswaja di tengah tantangan zaman.

"MWC NU itu akan besar jika dari rantingnya hidup," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved