Sabtu, 25 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kendal

Pesan Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari di Peringatan Hari Pers Nasional 2026

Momentum hangat tercipta saat Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari bersama jajarannya menghadiri sarasehan

Penulis: Agus Salim Irsyadullah | Editor: muh radlis
IST
SARASEHAN - Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari seusai melakukan sarasehan bersama forum wartawan Kendal di Gedung Wanita Pemkab Kendal, Senin (9/2/2026). Dok Humas Pemkab Kendal 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Momentum hangat tercipta saat Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari bersama jajarannya menghadiri sarasehan yang diadakan forum wartawan Kendal di momen Peringatan Hari Pers Nasional, Senin (9/2/2026).


Di tengah guyuran hujan lebat, obrolan dari Gedung Wanita Pemkab Kendal itu semakin terasa hangat. 


Peringatan HPN di Kendal sebenarnya akan diawali aksi orasi, sekaligus pembagian kopi ke pengguna jalan untuk langkah promosi potensi lokal Kendal.


Kegiatan itu urung terlaksana usai hujan deras mengguyur Kendal sejak pagi hingga siang.


Di momen itu, Bupati Tika mengajak wartawan mensukseskan program pembangunan yang telah dirancang. 


Tika juga sadar betul, media berperan penting sebagai partner lembaga pemerintahan membangun sinergitas.

Baca juga: Viral Isu Krisis Kepemimpinan dan Ketidakadilan, RSUP Dr. Kariadi Beri Klarifikasi

Baca juga: "Pak, Sudah Stop" Detik-detik Mengerikan Perampok Sekap dan Aniaya Keluarga di Sumbang Banyumas


"Pers dan media merupakan bagian penting untuk bersama membangun Kendal.

Dengan media, warga mudah mendapatkan informasi, meningkatkan partisipasi dan bersinergi untuk mencapai tujuan-tujuan pemerintah," kata bupati yang akrab disapa Tika.


Meski begitu, Tika tak mempermasalahkan sikap media sebagai kontrol atas kebijakan pemerintah. 


Hanya saja, diperlukan prinsip keberimbangan untuk menjaga kondusivitas wilayah.


"Hati-hati dalam memberikan informasi, jagalah etika jurnalistik, juga jaga integritas dengan menyajikan narasi yang valid. Tetap menjadi sistem kontrol supaya program pembangunan bisa berjalan sesuai arah yang diharapkan," paparnya.


Ketua PWI Kendal, Sapawi meminta lembaga pemerintahan di Pemkab Kendal lebih berhati-hati terhadap orang yang mengaku sebagai oknum wartawan. 


Dia mengatakan aksi oknum itu biasanya mencari kesalahan dinas untuk kepentingan pribadi.


"Beberapa waktu lalu ada kejadian seperti itu di Kendal. Jika terjadi lagi silakan laporkan saja, itu bukan wartawan asli," tandasnya. (ags) 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved