Rabu, 22 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kendal

Suwarno Bersyukur Wilayahnya Masuk Sasaran TMMD di Kendal

Iringan tari-tarian menyambut rombongan Bupati Kendal bersama Kodim 0715/Kendal di gelaran pelaksanaan TMMD

Penulis: Agus Salim Irsyadullah | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/Agus Salim Irsyadullah
PEMBUKAAN - Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari (kanan) bersama Dandim 0716/Kendal, Kolonel Inf. Bagus Setyawan membuka TMMD Reguler ke 127 di Desa Gedong Kecamatan Patean Kendal, Selasa (10/2/2026). 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Iringan tari-tarian menyambut rombongan Bupati Kendal bersama Kodim 0715/Kendal di gelaran pelaksanaan TMMD Reguler ke 127, di lapangan Desa Gedong Kecamatan Patean Kabupaten Kendal, Selasa (10/2/2026).


Pembukaan TMMD Reguler pertama di tahun 2026 ini difokuskan untuk pembenahan infrastruktur berupa pengecoran jalan desa sepanjang 1,1 kilometer dengan lebar 3 meter serta tinggi 12 cm.


Jalan multifungsi itu sebelumnya dalam kondisi rusak cukup parah, sehingga menghambat aktivitas maupun akses perekonomian warga.


"Jalan ini bisa akses untuk pertanian, peternakan dan lainnya. Ini biasa digunakan warga," kata Kepala Desa Gedong, Suwarno ditemui seusai pembukaan TMMD.


Suwarno menerangkan, jalan itu sempat diperbaiki beberapa tahun silam namun kembali rusak imbas pengaruh cuaca setiap tahunnya.


Dia berharap, pembangunan ini bisa meningkatkan mobilitas dan akses perekonomian. 

Baca juga: ASN Staf Kantor Camat Hajar 4 Petugas SPBU, Pertamina Pastikan Pelayanan Berjalan Normal


"Aspalnya rusak, perbaikan ini sudah kami nantikan dan semoga bisa bermanfaat untuk masyarakat," imbuhnya.


Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari mengatakan jalan yang diperbaiki merupakan nadi masyarakat dalam menjalankan roda perekonomian.


"Itu multifungsi, ada yang untuk akses peternakan, pertanian, ada wisata dan jalan antar dusun juga," imbuh bupati yang akrab disapa Tika.


Selain pembangunan jalan, Tika menambahkan pihaknya bersama Kodim Kendal juga melakukan rehabilitasi mushola, Poskamling di Dusun Kandang, serta pengembangan jaringan air bersih di 3 titik, yakni di Dusun Kreyo, Dusun Gedong dan Dusun Kandang.


Adapula program Jambanisasi sebanyak 5 unit, peningkatan Kualitas RTLH sebanyak 5 unit, serta rehabilitasi jembatan di Dusun Tempuran.


"Kami juga melakukan kegiatan Padat Karya pembersihan saluran irigasi di wilayah Desa Gedong yang melibatkan warga selama 15 hari,"


"Selain kegiatan yang bersifat fisik, ada juga berbagai kegiatan yang sifatnya non fisik." tuturnya.


Adapun kegiatan ini diprakirakan menelan biaya sebesar Rp 1,3 M dengan anggaran dari APBD Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp185 juta, APBD Kabupaten Kendal sebesar Rp975 juta, CSR dari BUMN-BUMD, Baznas dan Perusahaan lainnya sebesar Rp135 juta, serta swadaya masyarakat sebesar Rp50 juta. (ags) 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved