Selasa, 7 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Camat Tampik Adanya Isu Pemekaran Wilayah

- Beberapa camat di wilayah lima kecamatan Ponjong, Girisubo, Tepus, dan Tanjungsari, menampik

Laporan Wartawan Tribun Jogya/ Ais

TRIBUNJATENG.COM GUNUNGKIDUL, TRIBUN- Beberapa camat di wilayah lima kecamatan Ponjong, Girisubo, Tepus, dan Tanjungsari, menampik wacana pemekaran yang kembali menyeruak ke permukaan. Masalah pemekaran yang bergulir sejak tahun 2004, menurut mereka tidak ada. Beberapa diantarannya justru mempertanyakan asal isu tersebut.

Camat Ponjong, Haryo Ambar S, mengaku sangat terkejut dengan informasi tersebut. Menurutnya, isu dan kabar tersebut tidak benar. "Ah, itu dari mana kabarnya, tidak benar," katanya kepada Tribun Jogja, Rabu (17/8). Saat ini, di wilayahnya terdapat 11 desa yang, hingga kini belum ada kasak kusuk terjadinya pemekaran.

Hal senada juga disampaikan oleh Camat Tanjungsari, Edi Basuki, ia langsung menampik apabila wilayahnya akan mengalami pemekaran. Menurut keterangannya, desa di wilayahnya hanya terdapat 5 desa, dan itupun pecahan dari wilayah Tepus, sejak tahun 2001 lalu. "Masalah pemekaran, itu tidak memungkinkan, sesuai PP 19, kami tidak bisa menabraknya," lanjutnya.

Pemekaran, menjadi sebuah wacana itu, dilakukan dengan adanya alasan klasik yaitu ingin daerah paling ujung di wilayah Gunungkidul tersebut, maju. Sebagaimana diketahui, wilayah tersebut, dari data yang ada akses jalan banyak yang rusak dan juga beberapa di antaranya belum teraliri listrik.

Sebelumnya, Anggota Komisi D, Imam Taufik menyatakan bahwa wilayah Gunungkidul Luas, namun belum memerlukan pemekaran. Sisi pembiayaan menurutnya, merupakan energi yang besar, dan bisa digunakan untuk melakukan pemekaran. "Akses masyarakat juga dirasakan masih memadai, jarak paling jauh sekitar 40 km, dengan waktu 1 atau 2 jam saja, "

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved