DUA PEREMPUAN DISEKAP
Pelaku Penyekapan Dua Perempuan Ingin Dibilang Hebat
Zahzuli tak ingin orang memandang remeh dirinya maka dia pun beli airsoftgun biar tampak hebat.
Penulis: muh radlis | Editor: iswidodo
Laporan Tribun Jateng, Muh Radlis
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG- Banyak hal yang harus diupayakan biar orang menjadi hebat. Namun bagi Ahmad Zahzuli (30) dengan memiliki airsoftgun bisa menjadi hebat dan tidak dipandang remeh oleh orang lain.
Pengakuan itulah yang terungkap ketika dia sudah diringkus oleh Polrestabes Semarang karena menyekap dua perempuan di kamar hotel dan membawa kabur mobil Toyota Kijang Innova milik perempuan tersebut. Zahzuli mengaku tidak terima apabila orang-orang memandangnya sama seperti orang lain. Maka dari itu, dia selalu membawa sepucuk Airsoftgun setiap keluar dari rumah.
"Biar orang orang anggap saya itu bukan orang biasa," tutur Ahmad kepada Tribun Jateng, Minggu (24/11/2013). Dia mengaku membeli replika senjata itu di Surabaya beberapa waktu yang lalu. Trik ini lah yang digunakan oleh Ahmad untuk mengelabuhi Veti Rukmana dan Eli Hamidah keduanya wanita asal Jepara.
Ahmad berhasil membawa kabur mobil Toyota Innova B1322TFW warna hitam milik Veti. "Saya tidak pernah mengaku polisi, tapi karena airgun mungkin Veti berpikir saya polisi," katanya.
Ahmad bersama seorang rekannya yakni Heri Purwanto, keduanya warga Kendal, ditangkap jajaran resmob Polrestabes Semarang yang dipimpin oleh Iptu Willy Budianto dan Aiptu Janadi, lantaran membawa kabur mobil milik Veti.
Ahmad merupakan pelaku utama penyekapan dua perempuan asal Jepara yakni Veti dan Eli. Sementara Heri ikut membantu Ahmad dalam menjalankan akal bulusnya. Ahmad sebelumnya menyekap Veti dan Eli Hamidah di kamar 301 Hotel Permata (Permata Hijau) pada hari Jumat (22/11). (*)