Korban Kebakaran di Pasar Mebel Ngemplak Solo Bebas Retribusi
Pedagang korban kebakaran di Pasar Mebel Ngemplak Solo (7/5) dibebaskan dari retribusi.
Penulis: galih priatmojo | Editor: iswidodo
Laporan Tribun Jateng, Galih Priatmojo
TRIBUNJATENG.COM, SOLO- Sebagai bentuk keprihatinan atas musibah kebakaran yang menimpa pedagang di pasar mebel Ngemplak, Pemkot Solo membebaskan mereka dari retribusi kios.
Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo menegaskan, selain pedagang bebas dari retribusi, Pemkot juga segera membangunkan pasar darurat guna menghidupkan kembali aktivitas perdagangan di pasar tersebut.
"Kami masih menunggu hasil kajian Dinas Pengelolaan Pasar (DPP), tentang tindaklanjut pascakebakaran. Namun, setidaknya para pedagang yang kiosnya terbakar tak akan dimintai bayaran retribusi untuk sementara waktu," katanya, Kamis (8/5).
Namun Rudy belum memastikan sampai berapa lama pembebasan retribusi itu diberlakukan. Kebijakan tersebut akan dilakukan selama proses pembangunan kembali pasar mebel berjalan.
"Bisa tiga bulan, enam bulan, atau setahun pascakebakaran. Tapi setidaknya, kebijakan itu bisa diterapkan selama proses pembangunan kembali pasar," ungkapnya.
Pemkot akan gunakan anggaran tak terduga di APBD untuk biayai pembersihan dan penanganan sementara terhadap korban musibah kebakaran. Adapun anggaran pembuatan kios darurat akan diajukan dalam pembahasan APBD Perubahan. "Kalau biaya revitalisasinya kemungkinan dianggarkan dalam APBD 2015," terangnya.