Rabu, 8 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Bupati Pekalongan Sebut Riset Dapat Kembangkan Potensi Daerah

Pemkab Pekalongan kukuhkan kepengurusan Dewan Riset Daerah (DRD) Kabupaten Pekalongan

Penulis: budi susanto | Editor: galih permadi
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Pengukuhan kepengurusan Dewan Riset Daerah (DRD) Kabupaten Pekalongan periode 2018-2021 di aula lantai I Sekretariat Daerah dihadiri puluhan peserta, Rabu (25/7/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Budi Susanto

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Pemkab Pekalongan kukuhkan kepengurusan Dewan Riset Daerah (DRD) Kabupaten Pekalongan periode 2018-2021 di aula lantai I Sekretariat Daerah, Rabu (25/7/2018).

Dengan adanya DRD yang baru dibentuk diharapkan memberikan kontribusi dalam hal masukan ke pemerintah daerah guna menyusun bidang yang diprioritaskan dalam kerangka kebijakan dan bidang iptek. 

Selain mengukuhkan 21 anggota DRD, pemkab juga menggelar workshop kajian strategis Petungkriyono sebagai National Nature Heritage.

Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi yang memimpin pengukuhan menjelaskan, DRD merupakan energi baru untuk membangun Kabupaten Pekalongan.

"Nantinya riset yang akan dilakukan DRD harus dibentuk dan dikembangkan, sebagai masukan pemerintah untuk melakukan langkah-langkah dalam mengambil kebijakan," ujarnya.

Dikatakan Asip, Kabupaten Pekalongan memiliki kekayaan melimpah baik kekayaan laut dengan flora faunanya maupun kekayaan pegunungan, untuk itu perlu adanya riset guna melangkah dalam hal pemanfaatan kekayaan alam.

"Tingkat pendidikan di Kabupaten Pekalongan sudah lumayan bagus. Dahulu lulusan tingkat perguruan tinggi hanya dimonopoli oleh beberapa daerah. Namun sekarang jamannya sudah berubah, dimana anak-anak dari wilayah pegunungan seperti Lebakbarang, Petungkriyono, Paninggaran dan Kandangserang sudah banyak yang lulusan sarjana. Apalagi daerah-daerah bawah seperti Kedungwuni, Wonopringgo telah banyak lahir lulusan sarjana. Dan hal tersebut menjadi modal untuk pengembangan selanjutnya," paparnya.

Asip menambahkan, selain banyak sarjana guna mendukung riset pengembangan wilayah yang akan dilakukan DRD.

Kabupaten Pekalongan dalam kurun waktu dua tahun terakhir, masuk daerah yang sangat aman. 

"Aman dalam arti angka kriminalitas mengalami penurunan. Hal ini menunjukkan bahwa secara indikatif deskripsi kemakmuran masyarakat sudah terlihat. Apalagi adanya bantuan dari DRD. Pastinya akan mempercepat perkembangan daerah makmuran,” timpalnya.(*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved