Senin, 13 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Inilah Alba, Orangutan Albino yang Dilepasliarkan BKSDA ke Hutan Katingan

Orangutan Alba saat diselamatkan masih berusia 5 tahun dengan berat badan 8,3 kilogram.

Editor: galih permadi
ISTIMEWA
Orangutan Alba saat diselamatkan masih berusia 5 tahun dengan berat badan 8,3 kilogram. 

TRIBUNJATENG.COM, KATINGAN - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah bekerja sama dengan Yayasan Borneo Orangutan Survival (BOS) menyelamatkan orangutan albino bernama Alba,

Orangutan Alba saat diselamatkan masih berusia 5 tahun dengan berat badan 8,3 kilogram.

Orangutan Alba diselamatkan tahun lalu, tanggal 29 April 2017 di desa Tanggirang, Kecamatan Kapuas Hulu, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah.

Saat ditemukan, binatang dilindungi ini menunjukkan perilaku liar yang menolak berdekatan dengan manusia..

Kondisi individu orangutan Alba betina sangat unik, memiliki penampakan, rambut dan seluruh tubuh putih, bola mata kebiruan dan pupil mata merah sehingga disebut albino.

Yayasan BOS telah merehabilitasi Alba setahun lebih sehingga dipandang layak untuk dilepasliarkan.

Pelepasliaran orangutan Alba juga Kika, yang telah menjalani rangkaian proses rehabilitasi di Pusat Rehabilitasi Orangutan Nyaru Menteng Kalimantan Tengah dan setelah semua dinyatakan siap baik aspek kesehatan, kesiapan lokasi pelepasliaran

Direktorat Jenderal KSDAE bekerja sama dengan Yayasan BOS pada hari ini tanggal 18 Desember 2018 melepasliarkan dua individu orangutan (Pongo pygmaeus wurmbii) ke Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya (TNBBBR), Kabupaten Katingan.

Dua orangutan tersebut bernama bernama Kika dan Alba dilepasliarkan di wilayah kerja Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah II Kasongan, Kalimantan Tengah.

Mereka dilepas menyusul saudaranya yang sudah dahulu dilepasliarkan.

Direktur Konservasi Keanekaragaman Hayati, Indra Exploitasia, yang Mewakili Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem, mengapresiasi kegiatan ini dan menyatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah untuk meningkatkan populasi satwa di habitat alam.

Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya telah dikaji dan merupakan bagian dari sebaran Orangutan ini.

Beberapa tahapan dalam proses konservasi telah dilalui, dimulai dari penyelamatan satwa tersebut, selanjutnya upaya rehabilitasi Orangutan dengan melatih kemampuan adaptasi dan mempunyai tingkah laku seperti populasi di alam dan terakhir adalah pelepasliaran.

"seperti yang dilakukan saat ini,"ujarnya.

Pemberian nama "Alba" pada orangutan Albino yang ditemukan oleh masyarakat yang kemudian diselamatkan oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalteng ini ternyata ada maknanya.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved