Komunitas Mahasiswa Pati Gelar Ekspo Kampus di SMAN 1 Pati
Komunitas Mahasiswa Pati (Kompi) menggelar kegiatan Ekspo Kampus di SMAN 1 Pati, Sabtu (25/1/2020).
Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: M Syofri Kurniawan
TRIBUNJATENG.COM, PATI - Komunitas Mahasiswa Pati (Kompi) menggelar kegiatan Ekspo Kampus di SMAN 1 Pati, Sabtu (25/1/2020).
Dalam ekspo ini, terdapat stan-stan dari 54 perguruan tinggi yang ada di Pulau Jawa.
Untuk diketahui, Kompi merupakan komunitas mahasiswa asal Kabupaten Pati yang menempuh perkuliahan di Semarang, khususnya Undip, Polines, dan Poltekkes.
• Ini Reaksi Mantan Suami saat Tahu Pernikahan 12 Hari di Malang Viral
• Pengakuan Istri Deddy Dores yang Orbitkan Nike Ardilla, Anaknya Banting Setir Jadi Driver Ojol
• Arti Ucapan Gong Xi Fa Cai Ternyata Bukan Selamat Tahun Baru Imlek, lho. Ini yang Benar
• Rocky Gerung Sebut Kinerja Tri Rismaharini Tidak Bisa Saingi Anies Baswedan
Ketua Panitia, Adika Widsay Kumara Yumna mengatakan, Ekspo Kampus Kompi ini merupakan kegiatan rutin yang terselenggara sejak 2011.
"Jumlah pengunjung yang hadir dalam kegiatan ini sekira 3.200 orang,” ucap dia.
Dika, panggilan akrabnya, mengatakan, untuk mengikuti ekspo ini, para peserta terlebih dahulu membeli tiket seharga Rp5.000.
Tiket tersebut dibeli secara pre-sale maupun on the spot.
“Kami tidak ambil untung dari penjualan tiket. Hasil penjualan kami alokasikan untuk suvenir dan fasiltas bagi peserta,” jelas dia.
Ia mengatakan, dengan mengunjungi ekspo kampus ini, para pelajar SMA/sederajat, khususnya kelas XII bisa mendapatkan informasi seputar perkuliahan dari tiap perguruan tinggi yang berpartisipasi.
Mereka mendapat informasi mulai dari tata cara pendaftaran ke perguruan tinggi, prakiraan besaran biaya kuliah, kehidupan selama perkuliahan, jurusan-jurusan kampus, dan seterusnya.
Sementara, Nadzifa Cindy Carissa Putri, siswi kelas XII IPA SMAN 1 Pati yang datang bersama dua teman sekelasnya, yakni Nisa Khuriya Gibral dan Salma Salsabila Fauzia berpendapat, Ekspo Kampus ini sangat bermanfaat bagi para siswa kelas XII yang masih bingung menentukan jurusan perkuliahan.
Sementara, Salma menyebut, kegiatan ini sangat membantunya dalam mendapatkan informasi terkait pendaftaran kuliah.
"Terlebih, dari tahun ke tahun, pendaftaran di universitas tidak gampang.
Selain mekanisme pendaftaran terus berkembang, semakin tahun jumlah pendaftar di universitas semakin banyak," katanya. (mzk)
• Petaka Kandang Ayam: 3 Pria Purbalingga Cabuli Gadis 15 Tahun, Diantara Pelaku Masih di Bawah Umur
• Hasil Thailand Masters 2020, Tersisa Satu Wakil dari Indonesia Hafiz/Gloria Lolos Final
• Seperti Apa Pasar Tradisional Kota Wuhan China Tempat Virus Corona Berasal?
• Gara-Gara Virus Corona, Wuhan Seperti Kota Mati di Film Resident Evil