Minggu, 12 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Liputan Khusus

Joki Pembuatan Skripsi dan Thesis Marak, Tim Terdiri dari Sarjana hingga Doktor

Jasa pembuatan artikel ilmiah berupa skripsi, thesis hingga disertasi ditekuni pria bernama Raharja (bukan nama sebenarnya).

Penulis: faisal affan | Editor: m nur huda
Dok. istimewa
Ilustrasi Skripsi - Tangkapan layar tumpukan skripsi yang dibuang di Kampus Unilak Pekanbaru, Riau, yang beredar di media sosial, Sabtu (5/7/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Jasa pembuatan artikel ilmiah berupa skripsi, thesis hingga disertasi ditekuni pria bernama Raharja (bukan nama sebenarnya).

Pemuda lulusan kampus swasta di Yogyakarta ini, sudah menetap di Kota Semarang sejak tahun 2000. Dia sudah hampir 10 tahun buka jasa pembuatan artikel di Kota Semarang.

Raharja menerima pesanan atau order artikel dari mahasiswa S1, S2 bahkan calon profesor.

Karena pesanan artikel ilmiah ini dari grade menengah hingga sulit dan rumit, maka Raharja pun punya tim beranggotakan mulai dari sarjana hingga doktor.

Ia mengaku, untuk menyelesaikan skripsi hanya membutuhkan waktu satu bulan lebih, dan untuk tesis kurang dari tiga bulan.

"Rata-rata bisa diselesaikan dengan tempo waktu segitu, tapi tergantung persetujuan dosen masing-masing," kata Raharja kepada Tribunjateng.com, Sabtu (12/2/2022).

Menurut dia, ada tarif paling murah skripsi Rp 2,5 juta hingga Rp 3 juta.

"Kalau tesis Rp 5 juta sampai Rp 7 juta. Kalau desertasi dan artikel ilmiah untuk lomba bisa lebih tinggi lagi," paparnya.

Terkait sistem pembuatan artikel, Raharja mengatakan ada beberapa cara, selain disodori tema, ia juga menyiapkan sejumlah draft tema karya tulis ilmiah lengkap dengan datanya.

"Jadi tergantung pemesan, misal mereka punya data dan tema kami yang meneruskan. Atau kami tawari tema dengan data lengkapnya, tinggal diajukan ke pengampu," ucapnya.

Pemesan tinggal duduk manis dan artikel sudah selesai sesuai waktu dan kesepakatan.

"Bisa dikatakan 75 persen karya ilmiah kami yang mengerjakan, dan sisanya diselesaikan oleh pemesan," ucapnya.

Untuk data atau bahan artikel, Raharja mengatakan punya koneksi ke sejumlah bank data, sejumlah kampus hingga dosen. Raharja menjelaskan karya tulis ilmiah yang ia kerjakan juga dipakai di tingkat kementerian hingga internasional.

"Sampai sekarang saya masih dipercaya oleh beberapa pihak, pejabat yang sekarang pegang rumah sakit ternama juga masih menggunakan jasa saya," jelasnya.

Meski demikian, Raharja menuturkan, pandemi berpengaruh terhadap order jasa penulisan karya ilmiah.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved