Rabu, 8 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Bola

Lionel Messi Sadar Satu Hal Ini yang Membuat Dirinya Dibenci Fans PSG

Megabintang Inter Miami, Lionel Messi, angkat bicara mengenai perlakuan tidak menyenangkan yang diterimanya dari kelompok

Editor: muh radlis
Istimewa
Lionel Messi saat jelang seremonial kesuksesan timnas Argentina menjuarai Piala Dunia 2022. 

TRIBUNJATENG.COM - Megabintang Inter Miami, Lionel Messi, angkat bicara mengenai perlakuan tidak menyenangkan yang diterimanya dari kelompok ultras Paris Saint-Germain (PSG).

Lionel Messi bergabung dengan PSG pada musim panas 2021 setelah meninggalkan Barcelona karena kendala regulasi Liga Spanyol yang membatasi gaji pemain. Messi menandatangani kontrak selama dua tahun dengan PSG.

Musim pertamanya di PSG tidak berjalan mulus, di mana Messi gagal membawa timnya meraih trofi Liga Champions. Meski begitu, Messi tetap mendapatkan dukungan dari para pendukung PSG.

Pada musim keduanya, Messi tampil lebih baik dengan mencatatkan 32 gol dan 35 assist dalam 75 pertandingan di berbagai kompetisi. Meskipun begitu, PSG kembali gagal meraih Liga Champions, yang membuat ultras PSG tidak puas.

Ultras PSG menganggap Messi sebagai musuh publik dan sering menghujatnya saat PSG bermain di kandang. Messi baru-baru ini mengungkapkan pengalaman tidak menyenangkan ini dalam wawancara dengan Miguel Granados di kanal Youtube OLGA.

Messi percaya bahwa kebencian ultras PSG bukan karena penampilannya di klub, melainkan karena dia membawa timnas Argentina mengalahkan timnas Prancis dalam final Piala Dunia 2022.

"Saya berada di tim yang mengalahkan tim mereka di final (Piala Dunia 2022). Itu adalah kesalahan saya karena mereka tidak menjadi juara dunia lagi," ucap Messi.

Lionel Messi meninggalkan PSG pada Juni lalu dan bergabung dengan Inter Miami di Major League Soccer (MLS). Di sana, Messi tampil gemilang dan telah membantu klubnya meraih gelar Leagues Cup 2023.

Keberhasilan Messi bersama Inter Miami menunjukkan bahwa dia tetap merupakan salah satu pemain terbaik di dunia, meskipun mendapatkan kritik dari kelompok ultras PSG.

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved