Minggu, 12 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Blora

Gudang Batu Kapur di Bogorejo Blora Terbakar, Proses Pemadaman Butuh 2 Jam

Gudang pembakaran batu kapur di Desa Sendangrejo, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora, terbakar, Sabtu (22/6/2024) malam.

Penulis: M Iqbal Shukri | Editor: m nur huda
Dok. Damkar Satpol PP Blora
Petugas pemadam kebakaran saat berupaya memadamkan api yang membakar gudang pembakaran batu kapur, Sabtu (22/6/2024). 

Gudang Batu Kapur di Bogorejo Blora Terbakar, Dibutuhkan Waktu 2 Jam Proses Pemadaman Api 

TRIBUNJATENG.COM, BLORA -  Gudang pembakaran batu kapur di Desa Sendangrejo, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora, terbakar, Sabtu (22/6/2024) malam.

Diketahui, gudang pembakaran batu kapur tersebut milik warga bernama Ratimin (79).

Kabid Damkar Satpol PP Blora, Hariyanto Purnomo, menjelaskan kejadian kebakaran terjadi sekira pukul 21.15.

Penyebab kebakaran diduga dari sisa pembakaran yang menjalar ke tumpukan limbah kayu yang digunakan bahan pembakaran.

"Terjadinya kebakaran diketahui pada pukul 21.15,  api berasal dari sebelah kiri  tempat pembakaran batu kapur (Jobong) yang belum padam dan tertiup angin, sehingga mengenai bagian kiri  depan Jobong yang berisi tumpukan limbah kayu yang tempatnya tidak jauh dari tempat pembakaran," katanya, kepada Tribunjateng, Minggu (23/6/2024).

Kemudian, salah seorang warga, melihat asap mengepul dari bagian depan gudang tumpukan limbah kayu dan api semakin membesar.

"Warga tersebut berteriak meminta tolong bahwa terjadi kebakaran, setelah itu warga lain yang mengetahui kebakaran itu langsung melapor ke Kades, lalu Kades menghubungi Polsek Bogorejo, hingga pemadam kebakaran dan BPBD Blora," terangnya.

Mendapatkan laporan kebakaran tersebut, Haryanto mengaku langsung menerjunkan petugas pemadam kebakaran ke lokasi. Dengan membawa 4 unit kendaraan pemadam dan dibantu dari BPBD Kabupaten Blora.

"Petugas kami sampai di lokasi kejadian sekira pukul 21.35, dan langsung melaksanakan pemadaman api dibantu masyarakat sekitar," terangnya.

Menurut Haryanto api berhasil dipadamkan sekira pukul 23.30, dan langsung dilakukan proses pendinginan.

"Pada pukul 23.55, api dipastikan benar-benar mati, dan tidak ada sumber api yang menyala," tuturnya.

Haryanto menyampaikan akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian material hingga ratusan juta rupiah.Kerugian berupa 2 unit mesin pengolahan, 1 unit gudang yang terbuat dari baja ringan, tumpukan kayu bakar.

"Total kerugian ditaksir mencapai Rp 150 juta," paparnya.(Iqs)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved