Berita Jepara
Pembangunan RSI NU Cakra Medika Mayong Jepara Capai 60 Persen
Pembangunan gedung lima lantai Rumah Sakit Islam Nahdlatul Ulama (RSI NU) Cakra Medika Mayong Jepara terus berlangsung dengan baik.
Penulis: Tito Isna Utama | Editor: m nur huda
TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Pembangunan gedung lima lantai Rumah Sakit Islam Nahdlatul Ulama (RSI NU) Cakra Medika Mayong Jepara terus berlangsung dengan baik.
Progres pembangunan, setelah selesainya struktur bangunan dan balok pilar yang ditandai dengan topping off pada 16 Juni 2024, kini sudah mencapai lebih dari 60 persen.
Bagus Mahawan, Direktur Utama PT Wasaida Putra Cakra dan partner usaha Yayasan Kesehatan Islam Nahdlatul Ulama (YAKISNU) Mayong Jepara, menepati janjinya saat groundbreaking pada 1 Februari 2024.
"Setelah mengkaji berbagai aspek dan memproyeksikan berbagai kemungkinan, kami bertekad menyelesaikan pembangunan rumah sakit ini pada akhir tahun 2024," ujar Iwan, panggilan akrab Bagus Mahawan.
Abdi Munif, pengawas lapangan dari YAKISNU, melaporkan bahwa pemasangan bata ringan untuk dinding di setiap lantai telah selesai.
Sementara itu, pengacian dinding dalam beberapa ruangan telah mencapai 100 persen, dengan beberapa area baru mencapai 50 persen. Secara keseluruhan, pembangunan dinding antar ruangan sudah di atas 80 persen.
"Iya, progres pemasangan dinding tiap lantai berbeda-beda, namun jika dirata-ratakan sudah di atas 70 persen," kata Izzah, pengawas pembangunan dari PT Proporsi, Selasa (23/7/2024). Izzah optimis bahwa pemasangan dinding, pengacian, dan pemasangan lantai dapat selesai pada bulan Juli ini.
Gedung lima lantai ini akan dilengkapi dengan 50 bed pasien rawat inap sebagai syarat minimal rumah sakit tipe D. KH Mughits Nailufar, Ketua Umum YAKISNU Mayong, menyatakan bahwa RSI NU Mayong akan menyediakan lima layanan spesialisasi kesehatan, yaitu spesialis bedah, spesialis anak, spesialis penyakit dalam, spesialis kandungan, spesialis gigi, dan spesialis mata.
Pada bulan Juli ini, pengajuan izin mendirikan rumah sakit sedang dalam proses, bersamaan dengan pengajuan sertifikat laik fungsi (SLF).
"Saat ini, Yakisnu Mayong beserta PT Wasaida sedang melakukan seleksi calon direktur RSI NU Cakra Medika Mayong," kata Gus Mughits.
KH Mughits menambahkan bahwa izin operasional lima layanan kesehatan spesialis sangat dibutuhkan mengingat perkembangan komunitas masyarakat di Jepara bagian selatan yang belum diiringi fasilitas kesehatan memadai.
"Mohon doa seluruh masyarakat Jepara, terutama warga Nahdliyyin, agar ikhtiar menghadirkan layanan kesehatan NU senantiasa diberikan kemudahan oleh Allah SWT," tutur pengasuh pondok pesantren Al Anwar An Naqsabandiyyah Gleget Mayong Jepara.(ito)
| Duduk Setara di Bumi Kartini, Ribuan Warga Santap 477 Tumpeng Ingkung di Malam Hari Jadi Jepara |
|
|---|
| Proyeksi Besar Pemkab Jepara Angkat Sektor Wisata, Infrastruktur Penunjang Jadi PR |
|
|---|
| 17 WNA dari 12 Negara Ikuti Selametan 102 Tumpeng di Pelataran Masjid Astana Sultan Hadlirin Jepara |
|
|---|
| Luwur Sultan Hadlirin dan Ratu Kalinyamat Diarak 11 Kuda dan 11 Andong Sejauh 3,8 Kilometer |
|
|---|
| Kembalikan Marwah Jepara Pusat Seni Ukir Nasional, Pameran TATAH 2026 Digelar di Museum Jakarta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Pengawas-lapangan-yang-menjadi-perwakilan-Yayasan-Kesehatan-Islam-NU-Yakisnu-Abdi-Munif.jpg)