Sabtu, 11 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Jepara

Pemerintah Jepara ajak IPPK Untuk Terus Mengabdi Pada Masyarakat 

Pemerintah Kabupaten Jepara ingin Ikatan Purnakaryawan Pendidikan dan Kebudayaan (IPPK) tetap bisa membantu meningkatkan kualitas masyarakat lebih bai

Humas Pemkab Jepara
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jepara Edy Sujatmiko yang mewakili Penjabat Bupati Jepara H Edy Supriyanta dalam acara Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-51 Ikatan Purnakaryawan Pendidikan dan Kebudayaan (IPPK) Kabupaten Jepara yang digelar di Pendapa R A Kartini Kabupaten Jepara, Rabu (7/8/2024). 

TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Pemerintah Kabupaten Jepara ingin Ikatan Purnakaryawan Pendidikan dan Kebudayaan (IPPK) tetap bisa membantu meningkatkan kualitas masyarakat lebih baik.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jepara Edy Sujatmiko yang mewakili Penjabat Bupati Jepara H Edy Supriyanta mengatakan bahwa perkembangan dan kesejahteraan masyarakat Jepara saat ini tentunya dipengaruhi oleh para tenaga pendidik, mereka merupakan seorang pejuang dalam pendidikan untuk kemajuan Jepara.

Penyataan tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jepara Edy Sujatmiko yang mewakili Penjabat Bupati Jepara H Edy Supriyanta dalam acara Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-51 Ikatan Purnakaryawan Pendidikan dan Kebudayaan (IPPK) Kabupaten Jepara yang digelar di Pendapa R A Kartini Kabupaten Jepara, Rabu (7/8/2024).

Kegiatan ini juga dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga (Disdikpora) Ali Hidayat dan seluruh Kepala Disdikpora eks-karesidenan Pati,  Wakil Ketua IPPK Jawa Tengah Gatot Bambang Hastowo, Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Jepara Darono Ardi Widodo serta perwakilan organisasi pensiunan di Kabupaten Jepara.

Sekda Jepara menjelaskan, saat ini kemiskinan di Kabupaten Jepara berada di angka enam persen, sehingga Kabupaten Jepara menjadi kabupaten terbaik dalam penurunan kemiskinan di Jawa Tengah.

"Keberhasilan ini tentunya tidak hanya usaha dari pemerintah saja, tetapi juga usaha dari tenaga pendidik," tutur Sekda Jepara.

Dia meminta kepada para purnakaryawan pendidikan untuk tetap mengabdikan diri kepada masyarakat dan menikmati dengan bahagia saat masa purna serta mengisi kegiatan-kegiatan yang produktif.

"Kesempatan ini luar biasa, bisa saling kumpul bersama dan yang paling penting kalo usia sudah tua itu harus bahagia," kata Edy.

Lebih lanjut, Sekda berpesan kepada purnakaryawan pendidikan pada saat masa pensiun ini apabila bekerja agar tetap bekerja dalam ranah yang baik serta bekerja dengan niat ibadah.

Ketua IPPK Kabupaten Jepara, Achmad Chusairi menyampaikan guru-guru dalam IPPK tidak pernah pensiun, sebab guru kedudukan dan peranannya istimewa di masyarakat.

"Masih sangat muda disebut nak guru, dewasa disebut, mas/mbak guru, tua dinamakan pak atau bu guru, bahkan sudah pensiun tugas disebut mbah guru," ucap Chusairi.

Dikatakakanya, pijak dari segala lini baik jabatan dan kedudukan serta harta benda pun berpijak pada guru. 

Dalam HUT IPPK Jepara ke-51, digelar lomba paduan suara IPPK antarkecamatan se-kabupaten Jepara. 

Adapun untuk juara satu diraih oleh Kecamatan Bangsri, juara dua Kecamatan Welahan, dan juara tiga Kecamatan Tahunan.

Sementara itu, Wakil Ketua IPPK Provinsi Jawa Tengah Gatot Bambang Hastowo mengatakan, menjadi tua memang kepastian tetapi menjadi berdaya guna adalah pilihan terbaik.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved