Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Batang

Cerita di Balik Jeruji Lapas Batang, Warga Binaan Ternak Bebek Petelur, Bekal Kelak Hidup Mandiri

Dari balik jeruji, warga binaan Lapas Batang merawat bebek petelur. Mulai dari memberi pakan, membersihkan kandang, hingga memanen telur.

Penulis: Tito Isna Utama | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/LAPAS KELAS IIB BATANG
BEBEK PETELUR - Seorang warga binaan Lapas Kelas IIB Batang memberikan pakan untuk bebek petelur. Bebek tersebut sengaja diternakkan sebagai program Lapas untuk bekal kelak warga binaan agar bisa hidup mandiri seusai keluar dari penjara. 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Batang memulai hari mereka dengan rutinitas yang tak biasa. 

Dari balik jeruji, mereka merawat bebek petelur. Mulai dari memberi pakan, membersihkan kandang, hingga memanen telur.

Aktivitas ini rutin dilakukan sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian.

Baca juga: Pengisian Jabatan Sekda Batang Masih Berproses, BKPSDM Pastikan Melalui Pansel Provinsi

Program tersebut menjadi salah satu upaya Lapas Batang membekali warga binaan dengan keterampilan produktif dan bernilai ekonomis.

Kepala Lapas Kelas IIB Batang, Nurhamdan menegaskan, program peternakan bebek petelur bukan sekadar kegiatan pengisi waktu, melainkan bagian dari proses pembinaan berkelanjutan.

“Melalui program ini, warga binaan kami latih untuk memiliki keterampilan nyata yang bisa mereka manfaatkan setelah bebas."

"Harapannya, mereka memiliki bekal untuk hidup mandiri dan produktif di tengah masyarakat,” kata Nurhamdan kepada Tribunjateng.com, Minggu (4/1/2026).

Selain membentuk kemandirian, program ini juga menjadi bentuk dukungan Lapas Batang terhadap 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya pada poin kedua tentang pemberdayaan warga binaan dalam mendukung ketahanan pangan.

Baca juga: Kerja Rangkap di Balik Meja Birokrasi, Plt OPD Batang Menanti Kepastian Pejabat Definitif

Menurutnya, keterlibatan langsung warga binaan dalam beternak bebek petelur mampu menumbuhkan rasa tanggung jawab, kedisiplinan, serta etos kerja.

“Ini juga bagian dari kontribusi kami dalam mendukung ketahanan pangan."

"Warga binaan tidak hanya belajar beternak, tetapi juga memahami proses produksi yang berkelanjutan,” ujarnya.

Pemanfaatan lahan dan fasilitas yang ada di lingkungan lapas dinilai efektif untuk kegiatan produktif. 

Telur bebek yang dihasilkan menjadi bukti bahwa pembinaan dapat berjalan seiring dengan kegiatan ekonomi yang positif.

Lapas Batang berkomitmen terus menghadirkan program pembinaan yang inovatif dan berkelanjutan. 

Melalui kegiatan seperti peternakan bebek petelur, diharapkan warga binaan mampu menjalani masa pidana dengan kegiatan yang bermanfaat serta siap kembali ke masyarakat dengan keterampilan yang dapat diandalkan. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved