Rabu, 10 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Batang

Kejar Haji di Usia Prima, Gen Z Batang Rela Nabung Bertahun-tahun Demi Nomor Porsi

Selama Mei 2026, tercatat sekitar 200 warga Batang mendaftar untuk memperoleh nomor porsi haji dan mayoritas dari kalangan usia muda

Tayang:
Penulis: Tito Isna Utama | Editor: muslimah
TRIBUN JATENG/Dok Kemenhaj Batang
CALHAJ GEN Z - Pasangan Suami-Istri generasi Z yang mendaftar sebagai calon jemaah haji di Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Batang. Fenomena baru mulai terlihat di Kabupaten Batang, jika dahulu ibadah haji identik dengan usia lanjut, kini generasi z justru berbondong-bondong mendaftar haji sejak usia muda. 

Kejar Haji di Usia Prima, Gen Z Batang Rela Nabung Bertahun-tahun Demi Nomor Porsi

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Fenomena baru mulai terlihat di Kabupaten Batang, jika dahulu ibadah haji identik dengan usia lanjut, kini generasi z justru berbondong-bondong mendaftar haji sejak usia muda. 

Bukan sekadar mengikuti tren religius, mereka sadar panjangnya antrean keberangkatan membuat pendaftaran dini menjadi investasi ibadah jangka panjang.

Lonjakan minat itu terlihat di Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Batang dalam beberapa pekan terakhir. 

Anak-anak muda datang membawa berkas pendaftaran, sebagian bahkan baru beberapa tahun menikah dan masih merintis usaha. 

Mereka rela menabung bertahun - tahun demi mendapatkan nomor porsi haji lebih awal.

Satu di antaranya pasangan muda asal Kecamatan Blado, Krisna Abdul Yusuf (27) dan Nurul Istiqomah (26). 

Pasangan suami istri tersebut berhasil mendaftarkan diri sebagai calon jemaah haji setelah menyisihkan hasil usaha mereka selama dua tahun.

Bagi keduanya, keputusan mendaftar di usia muda bukan semata mengejar status mampu, melainkan strategi agar dapat menjalankan ibadah haji saat kondisi fisik masih kuat.

“Kalau daftar sekarang estimasi berangkatnya sekitar 26 tahun lagi. Jadi nanti saat berangkat umur kami masih relatif kuat untuk menjalankan semua rangkaian ibadah haji,” kata Krisna kepada Tribunjateng, Selasa (9/6/2026). 

Pasangan muda itu mengaku mengumpulkan dana sedikit demi sedikit hingga akhirnya memiliki tabungan Rp50 juta untuk mendapatkan porsi haji berdua. 

Setelah resmi mendapat nomor antrean, mereka pun berencana kembali menabung untuk biaya pelunasan di masa mendatang.

“Karena masih lama, kami lanjut menyiapkan biaya pelunasan dari sekarang. Apalagi kemungkinan biaya haji juga bisa naik,” ujarnya.

Fenomena meningkatnya minat haji usia muda juga dibenarkan petugas layanan Bank Muamalat di Kantor Kementerian Haji Batang, Rizky Yoga. 

Sejak awal Juni saja, pihaknya telah membantu sekitar 60 calon jemaah memperoleh porsi haji dengan rentang usia 20 hingga 50 tahun.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved