Berita Kudus
Lagi, Kios Pasar Bitingan Kudus Kebanjiran, Atap Bocor Biang Keroknya
Pedagang di Pasar Bitingan Kudus pasrah menghadapi persoalan banjir dampak atap bocor berkepanjangan.
Penulis: Saiful Ma sum | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Pedagang di Pasar Bitingan Kudus pasrah menghadapi persoalan banjir dampak atap bocor berkepanjangan.
Pasar legendaris tersebut kembali mengalami banjir di lantai dua pada Kamis (4/12/2025) setelah Kabupaten Kudus diguyur hujan cukup deras di siang hari.
Puluhan kios dan los Pasar Bitingan kebanjiran dampak atap bocor di beberapa lokasi.
Baca juga: 415 Atlet Bakal Wakili Kudus dalam Ajang Porprov XVII di Semarang Raya
• Rizky Yakini PSIS Bisa Mengulang Sukses di Laga Away Kontra Barito Putera
Pedagang disibukkan dengan genangan banjir dalam rangka membersihkan air yang menggenangi lantai kios atau los.
Ketinggian banjir diperkirakan mencapai 10 sentimeter meluas ke area pasar lantai 2.
Pedagang bumbu dapur Pasar Bitingan Kudus, Tutik Asiani (49) mengatakan, hujan mengguyur Kabupaten Kudus selama sekira 1 jam pada pukul 10.00 hingga pukul 11.00.
Kata dia, Pasar Bitingan khususnya di lantai 2 sering kebanjiran setiap hujan deras turun.
Penyebabnya adalah atap bangunan pasar sudah berlubang sehinga air yang seharusnya mengalir melalui saluran pembuangan, sebagian masuk ke dalam pasar.
Tutik menyebut, kondisi ini sering kali terulang sejak dia berjualan di Pasar Bitingan pada 25 tahun lalu.
Disdag melalui petugas pasar sudah beberapa kali menambal dan mengganti atap bangunan pasar yang bolong. Namun tak lama kemudian terulang kembali.
"Sudah sering kali ini (banjir). Yang terakhir sekira 2 tahun lalu. Kalau hujan pasti bocor, seperti yang terjadi hari ini," terangnya kepada Tribunjateng.com, Kamis (4/12/2025).
Tutik sudah mendengar kabar bahwa semua pedagang di Pasar Bitingan bakal dipindah atau direlokasi.
Namun sebelum program tersebut terealisasi, ratusan pedagang masih menggantungkan bangunan Pasar Bitingan sebagai tempat berjualan.
Dengan harapan, pemerintah memberikan perhatian untuk memperbaiki atap yang bocor, agar pedagang tidak susah karena banjir.
Baca juga: Sekolah Lansia di Kudus, Bupati Samani: Mereka Bahagia dan Sehat
• Terungkap Fakta Baru, AKBP Basuki Pilih Tidur saat Nafas Dosen Levi Tersengal-sengal
Hal senada juga disampaikan pedagang lain, Muslimah (52).
Modal pengalaman berjualan 30 tahun di Pasar Bitingan Kudus membuat dia heran lantaran pasar tempatnya jualan seringkali bocor menyebabkan banjir.
Kata dia, kondisi bocornya atap Pasar Bitingan sudah sering terjadi ketika kepemimpinan Bupati Kudus periode sebelumnya, hingga periode saat ini.
Dimana kondisi pasar sehari-sehari sudah sepi, kini diperburuk lagi dengan banjirnya lapak dagang di lokasi pasar, sehingga pasar semakin sepi karena masyarakat kurang tertarik berbelanja di pasar yang digenangi banjir.
"Sudah sepi, semakin sepi. Mana ada yang mau pergi ke pasar kalau pasarnya kebanjiran," tegas dia.
Dikonfirmasi terpisah, Kabid Pasar Disdag Kabupaten Kudus, Agus Sumarsono menerangkan, saat ini timnya sudah diterjunkan untuk mengecek seberapa parah tingkat kebocoran atap.
Jika kondisinya parah, direncanakan segera perbaikan dengan sistem swadaya pedagang.
Selebihnya diprogramkan dengan anggaran pemeliharaan rutin pada 2026.
"Intinya kami cek terlebih dahulu. Kalau kondisinya terpaksa harus segera diperbaiki, akan kami perbaiki," tuturnya. (*)
| Antisipasi Tawuran, Siswa SMK dan SMA di Kudus Deklarasi Damai |
|
|---|
| Festival Balon Udara Digelar di Kudus, Ribuan Orang Padati Alun-alun Simpang Tujuh |
|
|---|
| 2 Remaja di Kudus Dianiaya Orang Tidak Dikenal, Pelaku 6 Orang, Kini Masih Diburu Polisi |
|
|---|
| BREAKING NEWS 4 Hari Tak Terlihat, Pria Lansia Ditemukan Tewas Dalam Posisi Tergeletak di Kudus |
|
|---|
| Penjual Es Moni di Kudus Ditangkap Polisi, Congyang sampai Arak Putih Turut Disita |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20251204-_-Kondisi-Banjir-di-Pasar-Bitingan-Kudus.jpg)