Mudik Lebaran 2026
KABAR Gembira, KAI Luncurkan Kereta Ekonomi Kerakyatan, Tarif Mudik Lebaran Lebih Murah
KA Ekonomi Kerakyatan diluncurkan untuk menambah pilihan mudik dan menjaga keseimbangan layanan dengan permintaan masyarakat saat Lebaran.
Penulis: Dse | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, YOGYAKARTA - Kabar gembira datang dari PT Kereta Api Indonesia (Persero) bagi para calon pemudik di musim Lebaran 2026.
KAI menghadirkan satu rangkaian kereta api khusus dengan tarif lebih terjangkau bagi para pemudik dari Jakarta menuju Yogyakarta, maupun sebaliknya.
Untuk pemesanan tiketnya dapat dilakukan mulai Rabu (25/2/2026) pukul 00.00.
Nah, berkait teknis pemesanan tiket tarif khusus dengan rangkaian kereta api khusus itu, berikut ini adalah penjelasan lengkapnya.
Baca juga: Bobby Dirut PT KAI: Jalur Pekalongan-Sragi Ditinggikan 50 Sentimeter
• Bupati Sadewo: Enakan Rp3 Juta Tinggal di Purwokerto Dibanding Rp5 Juta di Jakarta
PT KAI menambah alternatif armada untuk menunjang mobilitas masyarakat selama arus mudik Lebaran 2026.
Salah satunya adalah Kereta Ekonomi Kerakyatan sebagai alternatif transportasi yang lebih terjangkau.
PT KAI membuka penjualan tiket Kereta Ekonomi Kerakyatan mulai Rabu (25/2/2026) pukul 00.00.
Tiket berlaku untuk keberangkatan periode 11 Maret hingga 1 April 2026 dan dapat dibeli melalui aplikasi Access by KAI maupun platform penjualan resmi lainnya.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba menyatakan, kereta ini diluncurkan untuk menambah pilihan masyarakat untuk mudik dan menjaga keseimbangan layanan dengan permintaan saat Lebaran.
"Kereta Ekonomi Kerakyatan, kami hadirkan untuk memperluas akses perjalanan Lebaran."
"Kapasitas bertambah, kenyamanan meningkat, dan tarif terjangkau."
"Ini bagian dari strategi menjaga keseimbangan antara daya angkut dan kualitas perjalanan saat permintaan Lebaran meningkat," kata Anne, Selasa (24/2/2026).
Kelas tambahan ini akan mengikuti rangkaian KA Tambahan rute Stasiun Pasarsenen-Lempuyangan.
Lantas, bagaimana rincian dari Kereta Ekonomi Kerakyatan yang diluncurkan PT KAI?
Daftar Rangkaian KA Tambahan
Kereta Ekonomi Kerakyatan akan dirangkaikan pada KA Tambahan relasi Pasarsenen–Lempuyangan dengan komposisi lima kereta eksekutif dan empat sarana Kereta Ekonomi Kerakyatan.
Total kapasitas kereta eksekutif mencapai 250 tempat duduk, sedangkan ekonomi kerakyatan ada 372 tempat duduk.
Rangkaian tersebut akan beroperasi sebagai berikut:
- KA 7039 Tambahan Lempuyangan–Pasarsenen, berangkat pukul 06.00 dan tiba pukul 13.56
- KA 7040 Tambahan Pasarsenen–Lempuyangan, berangkat pukul 15.25 dan tiba pukul 22.57.
Baca juga: Pemesanan Tiket KA Lebaran di Stasiun Pekalongan Tembus 34 Ribu Penumpang
• Maaf, Tunggakan BPJS Calon Pekerja Migran Tak Bisa Ditanggung Pemkab Banyumas, Ini Alasannya
Kereta Ekonomi Kerakyatan merupakan hasil modifikasi kereta ekonomi AC generasi sebelumnya yang dikerjakan oleh Insan Balai Yasa Manggarai.
Penyesuaian difokuskan pada interior dan konfigurasi kursi agar pengalaman perjalanan jarak jauh lebih nyaman.
Setiap unit memiliki 93 tempat duduk dengan formasi 3:2, lebih ergonomis, dan lapang dibandingkan susunan sebelumnya yang berkapasitas 106 kursi.
Fitur reversible memungkinkan arah kursi disesuaikan dengan laju kereta api sehingga meningkatkan kenyamanan pelanggan.
Tarif dan Optimalisasi Sarana
Dari sisi tarif, Kereta Ekonomi Kerakyatan berada di atas PSO dan di bawah Ekonomi Reguler.
Meskipun demikian, tarif tiket resminya belum diumumkan.
Melalui kereta ini, KAI memberikan alternatif harga terjangkau dengan fasilitas lebih baik.
"Lebaran menuntut kesiapan menyeluruh. Melalui inovasi pada sarana yang ada, kapasitas bertambah dan kualitas perjalanan meningkat."
"Pelanggan memiliki lebih banyak pilihan jadwal serta kelas sesuai kebutuhan," kata Anne Purba. (*)
Sumber Kompas.com
| Pemudik Luar Negeri Membeludak, Bandara Ahmad Yani Semarang Catat Lonjakan Signifikan Jelang Lebaran |
|
|---|
| Kantor Koramil di Banyumas Sediakan Rest Area, Pemudik Bisa Mampir Istirahat |
|
|---|
| Rest Area KM 391 Tol Kendal Sesak Pemudik, Petugas Buka Opsi Buka Tutup |
|
|---|
| Arus Kendaraan ke Wonosobo Melandai di H-1 Lebaran, Kendaraan Pribadi Masih Mendominasi |
|
|---|
| Volume Pemudik Melintas Ajibarang Banyumas Meningkat 50 Persen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260224_kereta-api.jpg)