Jumat, 5 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Nasional

3 Wisatawan Terluka Akibat Ledakan di Teras Malioboro, Ini Dugaan Penyebabnya

Pedagang dan wisatawan di Area Payung Teras Malioboro 1 Yogyakarta dikagetkan dengan sebuah ledakan pada Senin (30/3/2026) pagi.

Tayang:
Penulis: Dse | Editor: deni setiawan
Kompas.com/Wisang Seto Pangaribowo
LEDAKAN - Polisi mensterilkan lokasi ledakan di Area Payung Teras Malioboro 1 Yogyakarta pada Senin (30/3/2026). Akibat ledakan tersebut, tiga wisatawan terluka. 

TRIBUNJATENG.COM, YOGYAKARTA – Pedagang dan wisatawan di Teras Malioboro 1 Yogyakarta dikagetkan dengan sebuah ledakan pada Senin (30/3/2026) pagi.

Akibat ledakan tersebut, tiga orang terluka.

Terkait sumber dan penyebabnya, pihak kepolisian masih mendalami.

Dari hasil pemeriksaan awal, ledakan tersebut diduga karena akumulasi gas metana akibat saluran limbah tersumbat.

Baca juga: Untuk Pertama Kalinya, Tahun Ini Jemaah Calon Haji Asal Wonosobo Terbang dari Yogyakarta

Mahasiswi Unissula Semarang Korban Kekerasan Seksual Senior, Berikut Kronologisnya

Sosok Praka Farizal Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon, Bakal Dimakamkan di Kulon Progo

Tiga wisatawan mengalami luka-luka setelah ledakan terjadi pada instalasi saluran limbah (bio-filter) di Area Kuliner Lantai Dasar (Area Payung) Teras Malioboro 1, Senin (30/3/2026). 

Insiden itu menyebabkan lantai konblok di sekitar lokasi rusak, sementara para korban mengalami luka bakar.  

Peristiwa terjadi pada satu sistem drainase yang mempunyai empat lubang pembuangan dengan ledakan terjadi secara bersamaan.

Kronologi Ledakan

Ledakan Teras Malioboro terjadi pada Senin (30/3/2026) sekira pukul 07.20.

Suhartini, seorang pedagang di lokasi menceritakan bahwa ledakan terjadi saat para pedagang sedang menyiapkan warung.  

"Tiba-tiba terdengar suara ledakan keras dari arah lantai depan yang menyebabkan konblok lantai terangkat dan hancur," ujarnya seperti dilansir dari Kompas.com, Senin (30/3/2026).

"Paparan gas panas dari lubang tersebut mengenai warga yang berada di sekitar lokasi," tambahnya.

Sementara itu, saksi lainnya, Hanif Setiawan yang merupakan petugas keamanan langsung melaporkan ledakan Teras Malioboro ke Polsek Gondomanan.

Pihaknya juga berkoordinasi dengan PSC Kota Yogyakarta untuk melakukan evakuasi medis.  

Ketiga korban kemudian dibawa ke RSUP dr Sardjito sekira pukul 07.45 untuk menjalani perawatan intensif.

Korban yang mengalami luka, yakni sebagai berikut.

HR Zainal Alim mengalami luka bakar pada lengan

Mukhsinatul Ishaqiya, luka bakar pada wajah sebelah kiri dan kaki kanan

Oval (15) mengalami luka bakar pada leher.

Baca juga: Geger Penemuan Kerangka Manusia di Kebun Tebu Pemalang, Korban Pembunuhan?

BEJAT! Guru Ngaji di Kebumen Cabuli Siswinya, Manfaatkan Keterdekatan dengan Korban

Penyebab Ledakan

Hasil penyelidikan awal menunjukkan bahwa ledakan diduga disebabkan oleh akumulasi gas metana di saluran limbah yang tersumbat.  

Gas tersebut muncul dari fermentasi limbah organik dalam ruang tertutup yang tidak memiliki ventilasi memadai.

Kondisi tersebut menyebabkan tekanan tinggi yang memicu ledakan.

Kapolsek Gondomanan, AKP Basungkawa menekankan pentingnya perbaikan menyeluruh pada sistem drainase Teras Malioboro 1 untuk mencegah insiden serupa.

"Kami telah melakukan olah TKP awal dan berkoordinasi dengan pengelola Teras Malioboro 1."

"Saat ini fokus kami adalah memantau kondisi para korban di RSUP dr Sardjito," ujar AKP Basungkawa.

"Kami mengimbau pengelola untuk segera melakukan pembersihan dan pengurasan instalasi bio-filter secara menyeluruh serta menambah sistem ventilasi pada saluran limbah untuk membuang tekanan gas."

"Hal ini penting agar aktivitas ekonomi di Teras Malioboro 1 dapat kembali berjalan dengan standar keamanan yang terjamin," lanjutnya.

Sebagai langkah antisipasi, pihak kepolisian meminta klarifikasi resmi dari pengelola untuk mencegah informasi simpang siur.

Sementara itu, area ledakan telah dipasang garis polisi untuk kepentingan penyelidikan, dan pembersihan instalasi dilakukan bertahap oleh tim teknis pengelola. (*)

Sumber Kompas.com

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved