Berita Nasional
Menteri Purbaya: Anggaran Program MBG Bakal Diefisiensi
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, pemerintah akan kembali melakukan efisiensi anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Penulis: Dse | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa blak-blakan mengungkap perintah Presiden Prabowo Subianto terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sesuai intruksi, anggaran untuk program nasional tersebut bakal lebih diefisiensi.
Disebutkannya, Presiden saat ini secara berkala terus berupaya untuk memperbaiki manajemen MBG dan cara Badan Gizi Nasional (BGN) membelanjakan uang untuk program tersebut.
Baca juga: Terungkap Sosok Pembakar Mobil Kades Hoho di Banjarnegara: Tetangga Desa, Sopir Dump Truk
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, pemerintah akan kembali melakukan efisiensi anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Menurut Purbaya, realisasi anggaran MBG hingga akhir April 2026 telah mencapai Rp75 triliun atau sekira 22,4 persen dari total kebutuhan anggaran program tersebut.
“Penghematan-penghematan tertentu sesuai ketentuan Presiden sehingga dana BGN bisa dipakai lebih efisien. Bakal ada penghematan lebih lanjut,” kata Purbaya, Selasa (19/5/2026).
Dia menjelaskan, pemerintah sebelumnya telah melakukan efisiensi anggaran MBG sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
Dari semula Rp335 triliun, anggaran program MBG telah ditekan menjadi Rp268 triliun.
Meski demikian, Menteri Purbaya belum menjelaskan lebih rinci bentuk efisiensi tambahan yang akan dilakukan pemerintah terhadap program tersebut.
Dia hanya memastikan pemerintah ingin program MBG tetap berjalan efektif dalam menyediakan makanan bergizi bagi para pelajar.
• 5 Siswa SMPN 2 Brangsong Terluka, Bus Kecelakaan di Tol Cipali: Agenda Tetap Lanjut
Sementara itu, dengan realisasi anggaran Rp75 triliun hingga akhir April 2026, jumlah penerima program MBG disebut telah mencapai 61,96 juta orang.
Adapun layanan MBG saat ini didukung oleh 27.952 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Dapat disimpulkan, Menteri Purbaya meminta publik tidak menyalahkan program MBG. Sebab, menurut Purbaya, Presiden Prabowo Subianto sedang memperbaiki manajemen MBG, khususnya penggunaan anggaran.
"Jadi jangan nyalah-nyalahin MBG lagi, Presiden sedang memperbaiki manajemen MBG dan cara mereka membelanjakan uang," jelas Purbaya.
Menteri Purbaya memastikan pemerintah tidak menutup diri terhadap masukan terkait MBG.
Pihaknya juga memastikan Presiden Prabowo terus menghitung upaya terbaik untuk mengoptimalkan program MBG. (*)
Sumber Kompas.com
| Cerita Vasco Wagub Sumbar Kecelakaan di Solok, Polisi Tahunya dari Video Medsos |
|
|---|
| Jemaah Haji Tegal Bawa Cobek di Koper, Petugas juga Temukan Tempe Orek 5 Kg dan Rokok 100 Slop |
|
|---|
| Ternyata Ini Syarat Agar Harga BBM Subsidi dan Elpiji Tidak Naik, Bahlil: Enggak Gampang |
|
|---|
| Viral Dua ASN Kementerian PU, Satu Diduga Terlibat Suap dan Satu Lagi Hina Program Pemerintah |
|
|---|
| Dody Murka ASN PU Flexing dan Diduga Terima Suap: Jangan Sok-Sokan Kalau Jadi Pelayan Masyarakat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/menkeu-purbaya-konpers-APBN-KIta.jpg)