Berita Regional
Rumah Terbakar, Munir Gendong Ibu Tua Renta dan Istri Sakit Terobos Kobaran Api
Munir berjuang menyelamatkan ibu kandungnya yang berusia sekitar 100 tahun serta istrinya yang sedang sakit dari kepungan api.
Penulis: Sof | Editor: M Syofri Kurniawan
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) ini terjadi tepat di belakang objek wisata Pemandangan Arak-arak, dan bergerak cepat dipicu oleh angin kencang yang menjadi ciri khas awal musim kemarau di kawasan tersebut.
Sebelum bala bantuan tiba, tiga petugas objek wisata sudah lebih dahulu berjibaku memadamkan api dengan alat seadanya.
Upaya itu dilakukan semata-mata untuk mencegah api merambat ke fasilitas wisata yang berada tak jauh dari titik kebakaran.
Perjuangan mandiri petugas itulah yang menahan laju api hingga tim resmi tiba di lokasi.
Tim gabungan yang terdiri atas petugas Pemadam Kebakaran (Damkar), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta unsur TNI-Polri segera bergerak ke lokasi begitu laporan diterima.
Namun, medan yang curam membuat proses pemadaman sepenuhnya bergantung pada armada Damkar tidak ada jalan lain selain mengandalkan alat semprot berkapasitas besar untuk menjangkau titik-titik api.
Menurut petugas objek wisata Arak-arak, Ojieb, lahan yang terbakar merupakan milik Perhutani.
Api pertama kali muncul dari area bawah, kemudian merembet ke atas seiring tiupan angin yang tak kunjung mereda.
Kondisi rumput kering dan tumpukan daun mati menjadi bahan bakar sempurna yang mempercepat perambatan api.
"Kalau sudah musim kemarau, karhutla pasti terjadi," ujar Ojieb.
Ojieb menyebut karhutla di kawasan Arak-arak bukan kejadian yang asing.
Hampir setiap musim kemarau tiba, api selalu mengancam lahan di sekitar objek wisata tersebut.
Sebagai antisipasi rutin, petugas biasanya akan membersihkan ilalang dengan radius sekitar satu meter dari batas area wisata sebelum puncak kemarau datang.
Namun kali ini, kebakaran datang lebih cepat dari yang diperkirakan.
Upaya pencegahan itu belum sempat dilakukan ketika api sudah terlanjur menyambar.
| Kisah Tragis Sari Ibu Dua Anak Meninggal Usai Diserang Kucing Liar |
|
|---|
| Widya ASN Korban Jambret Meninggal Setelah Koma Empat Hari |
|
|---|
| Serahkan Diri ke Polisi, R Mengaku Bunuh Istri dan Buang Jasad ke Saluran Air karena Cemburu |
|
|---|
| Kronologi Bocah 9 Tahun Tewas Saat Memancing, Diduga Diserang Anjing Pemburu |
|
|---|
| Kopda RI Ngaku Tak Tahu Korban Penganiayaan Debt Collector Ternyata Polisi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260609_KEBAKARAN-Tim-Damkar-Bondowoso.jpg)