Wonosobo Hebat
Potret Bendera Merah Putih Sepanjang 1 Kilometer di Peringatan HSN 2025 Wonosobo
TRIBUNJATENG.COM, WONOSOBO - Salah satu momen paling berkesan adalah kirab Bendera Merah Putih sepanjang 1 kilometer yang melibatkan ribuan santri dari berbagai pondok pesantren. Hal ini menjadi simbol kebanggaan dan cinta tanah air para santri.
Kirab ini berlangsung khidmat dan penuh semangat, menyusuri rute strategis di pusat kota Wonosobo usai kegiatan upacara, dan menjadi simbol nyata semangat kebangsaan di kalangan pesantren.
Ketua Panitia HSN 2025 Wonosobo, Khoirullah Nurudin atau Gus Khoir, mengungkapkan rasa syukurnya atas dukungan luar biasa dari Pemkab Wonosobo dalam peringatan tahun ini. “Alhamdulillah, santri bisa merasakan hari raya yakni Hari Santri Nasional (HSN) 2025,” ujarnya singkat. Ia menyebut, HSN 2025 diikuti hampir 10 ribu santri dari lebih 200 pesantren di Wonosobo.
Baca juga: Gen Z Jadi Penambal Defisit APBN 2025! Investasi di ORI028 Tembus Rp12 Triliun dan Terus Naik!
Baca juga: Pesan Wali Kota Tegal pada HSN 2025: Santri Jangan Abaikan Inovasi Zaman
“Kirab ini bukan hanya kegiatan seremonial, tapi wujud nyata cinta tanah air dari para santri,” ujar Gus Khoir.
Peringatan HSN tahun ini di Wonosobo diwarnai dengan berbagai kegiatan menarik. Sejak 14 Oktober, berbagai kegiatan telah digelar, seperti turnamen mini soccer yang diikuti 36 pesantren, serta lomba paduan suara. Lalaran nadoman Imriti dan Alfiyah juga digelar yang bertujuan mengangkat kembali metode pembelajaran klasik pesantren yang mulai jarang digunakan.
Selain itu, panitia juga menggelar lomba video pendek bertema "Pesantren Itu Asik, Pesantren Itu Ramah", untuk memperkuat citra positif pesantren di ruang digital.
Kegiatan lainnya termasuk seminar keislaman, serta sarasehan bersama ulama dan tokoh masyarakat yang digelar malam sebelum puncak acara.
Gus Khoir juga menekankan bahwa nilai-nilai adab dan akhlak mulia tetap menjadi landasan utama dalam pendidikan pesantren.
Menurutnya, penting untuk terus menanamkan sikap takdim santri kepada kiai dan guru, serta membentuk karakter santri sebagai pribadi yang berakhlakul karimah.
Peringatan Hari Santri Nasional 2025 di Wonosobo menjadi simbol bahwa santri bukan hanya pewaris tradisi, tetapi juga aktor penting dalam pembangunan dan peradaban masa depan.
Dengan semangat kebersamaan, literasi, dan penguasaan teknologi, santri Wonosobo siap tampil sebagai pelopor perubahan, tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur pesantren. (ima)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20251022_Kirab-Bendera-Merah-Putih-sepanjang-1-kilometer.jpg)