Senin, 11 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

UIN SAIZU Purwokerto

Sang Petualang Bahasa dari Kampus UIN Saizu Purwokerto yang Menembus Panggung Internasional

Dina Rahmawati mahasiswa UIN Saizu Purwokerto Program Studi Tadris Bahasa Inggris memiliki segudang prestasi

Tayang:
Penulis: Adi Tri | Editor: galih permadi
IST
Dina Rahmawati mahasiswa UIN Saizu Purwokerto Program Studi Tadris Bahasa Inggris memiliki segudang prestasi 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO -  Di antara hiruk pikuk mahasiswa UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto, nama Dina Rahmawati menjadi sosok yang mencuri perhatian. Mahasiswi Program Studi Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan ini bukan hanya dikenal karena segudang prestasinya, tetapi juga karena kisah perjuangannya yang menginspirasi.

Dari Tangerang Selatan hingga ke Brunei Darussalam, langkah Dina membuktikan bahwa semangat, keberanian, dan doa bisa membawa siapa pun menuju pencapaian besar. Lahir dan tumbuh di Tangerang Selatan, Dina kecil sudah menunjukkan ketertarikan besar pada dunia bahasa Inggris.

Baginya, bahasa bukan sekadar alat komunikasi, melainkan jendela untuk melihat dunia. Dengan tekad kuat dan jiwa petualang yang menyala, Dina memutuskan untuk meninggalkan kenyamanan rumah ketika menempuh pendidikan menengah atas. Ia merantau ke MA Al-Hikmah 2 Brebes, sebuah sekolah aliyah berbasis vokasi bahasa Inggris yang juga memiliki pesantren.

“Sejak MA, berbicara bahasa Inggris sudah jadi kewajiban harian kami. Kami terbiasa tampil di depan umum lewat debat, storytelling, hingga lomba pidato. Dari situ, saya belajar bahwa kemampuan berbicara bisa membuka banyak pintu kesempatan,” kenangnya.

Melanjutkan kuliah di UIN Saizu bukan keputusan yang mudah. Ia harus meyakinkan keluarga bahwa merantau kembali adalah jalan terbaik untuk mengembangkan diri. Namun, keputusan itu menjadi salah satu titik balik dalam hidupnya. “Bagi saya, UIN Saizu adalah jembatan yang Allah berikan untuk menggapai impian-impian besar,” ujarnya.

Di kampus ini, Dina bukan hanya belajar teori, tetapi juga menemukan banyak ruang untuk mengasah diri. Ia aktif di berbagai organisasi seperti International Office, EASA (English and Art Student Association), Komunitas Javelin Public Speaking, dan menjadi tutor BIPA (Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing). 

Selain itu, ia juga menjadi translator tamu dosen dari Filipina, serta volunteer Gudang Sinau Banyumas, program edukatif untuk masyarakat. Dari perjalanan panjangnya, berbagai prestasi berhasil diraih. 

Beberapa di antaranya adalah Juara 2 Microteaching Bahasa Inggris tingkat Nasional, Juara 2 Media Pembelajaran Bahasa Inggris tingkat regional, Juara 3 Debat Bahasa Inggris tingkat regional, serta Juara 1 Inovasi Media Pembelajaran tingkat regional.

Tak berhenti di situ, Dina juga menjadi Finalis Duta FTIK 2023, Awardee SISMA Brunei Darussalam, Awardee BAZNAS 2024, dan bahkan lolos KKN Internasional di Sabah, Malaysia. 

“Semua pencapaian ini adalah milik Allah, berkat restu orang tua dan dukungan orang-orang terdekat. Saya hanya berusaha sebaik mungkin agar setiap langkah yang saya ambil membawa manfaat,” ucapnya. (***)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved