Sabtu, 6 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

UIN SAIZU Purwokerto

FTIK UIN Saizu Perkuat Peran Global, Jurnal Insania Terbit Konsisten Sepanjang 2025

Capaian Jurnal Insania FTIK UIN Saizu Purwokerto yang berhasil menerbitkan seluruh edisi secara lengkap sepanjang 2025 alam mendukung agenda SDGs

Tayang:
Penulis: Adi Tri | Editor: galih permadi
IST
Capaian Jurnal Insania FTIK UIN Saizu Purwokerto yang berhasil menerbitkan seluruh edisi secara lengkap sepanjang 2025 alam mendukung agenda SDGs 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto terus meneguhkan komitmennya dalam pembangunan pendidikan berkelanjutan. Hal ini tercermin dari capaian Jurnal Insania yang berhasil menerbitkan seluruh edisi secara lengkap sepanjang 2025.

Capaian tersebut menjadi bukti nyata kontribusi akademik FTIK dalam mendukung agenda global Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Quality Education yang menekankan pentingnya pendidikan berkualitas, inklusif, dan berkeadilan bagi semua.

Sepanjang 2025, Jurnal Insania menerbitkan dua edisi reguler yang memuat beragam kajian pendidikan dengan pendekatan multidisipliner. Artikel-artikel yang dipublikasikan berkontribusi langsung terhadap indikator utama SDG 4, antara lain perluasan akses pendidikan inklusif, peningkatan mutu pembelajaran dan kualitas pendidik, serta penguatan konsep lifelong learning yang adaptif terhadap dinamika sosial dan global.

Tidak hanya berfokus pada isu pendidikan, tema-tema yang diangkat juga bersinggungan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan lainnya. Kajian dalam Jurnal Insania turut menyoroti kesetaraan gender (SDG 5), pengurangan kesenjangan sosial (SDG 10), serta penguatan nilai keadilan, moderasi, dan tata kelola institusi pendidikan yang berintegritas sesuai SDG 16.

Pada Volume 30 Nomor 1 Tahun 2025 yang terbit pada 30 Juni 2025, Jurnal Insania menghadirkan artikel ilmiah hasil karya dan kolaborasi akademisi dari delapan negara, yakni Inggris, Irlandia, Indonesia, Republik Korea, Sudan, Thailand, Filipina, dan Uzbekistan. 

Keberagaman latar belakang penulis tersebut memperkaya diskursus global mengenai pendidikan sebagai instrumen transformasi sosial lintas budaya dan kawasan. Sementara itu, Volume 30 Nomor 2 Tahun 2025 yang terbit pada 30 Desember 2025 melibatkan penulis dari tujuh negara, yaitu Yordania, Lebanon, Libya, Malaysia, Indonesia, Kamboja, dan Thailand. 

Partisipasi ini semakin mengukuhkan posisi Jurnal Insania sebagai ruang akademik yang terbuka, inklusif, dan responsif terhadap tantangan pendidikan di masyarakat multikultural dan berkembang.

Dekan FTIK UIN Saizu Purwokerto, Prof. Fauzi menegaskan bahwa konsistensi penerbitan jurnal bukan sekadar capaian administratif, melainkan bentuk tanggung jawab akademik perguruan tinggi dalam mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan.

“Pendidikan merupakan kunci utama pencapaian SDGs. Melalui Jurnal Insania, FTIK berupaya menghadirkan kajian ilmiah yang tidak hanya kuat secara teoretis, tetapi juga relevan dengan isu keadilan, kesetaraan, dan pembangunan manusia yang berkelanjutan,” ujar Prof. Fauzi.

Ia menambahkan bahwa internasionalisasi jurnal dan penguatan substansi riset menjadi strategi penting dalam membangun reputasi akademik sekaligus memperluas kontribusi keilmuan FTIK di tingkat global. Karena itu, fakultas terus mendorong peningkatan kualitas riset dosen dan mahasiswa, penguatan jejaring akademik internasional, serta pengelolaan jurnal yang profesional dan berintegritas.

“Kami berharap Jurnal Insania menjadi ruang dialog keilmuan lintas negara yang memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan pendidikan yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan, sejalan dengan semangat SDGs,” tambahnya.

Capaian Jurnal Insania sepanjang 2025 ini diharapkan menjadi inspirasi bagi jurnal-jurnal lain di lingkungan FTIK UIN Saizu Purwokerto. Ke depan, peningkatan mutu akademik, relevansi kajian, serta daya saing di tingkat nasional dan internasional menjadi agenda penting dalam memperkuat peran FTIK sebagai pusat pengembangan ilmu pendidikan yang berorientasi pada keberlanjutan. (***)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved