Rabu, 8 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Universitas Semarang

Universitas Semarang Bentuk Komunitas Golf Mahasiswa

Universitas Semarang (USM) membentuk Komunitas Golf Mahasiswa Dalam rangka meningkatkan prestasi mahasiswa pada bidang olahraga

Penulis: Adi Tri | Editor: abduh imanulhaq
IST
Koordinator Kemahasiswaan dan Alumni USM, Saiful Hadi berfoto bersama saat latihan driving golf di Candi Golf Semarang pada Selasa, 7 April 2026. 

TRIBUNJATENG.COM,  SEMARANG - Dalam rangka meningkatkan prestasi mahasiswa pada bidang olahraga dan menjaring pegolf potensial dari kalangan mahasiswa, Universitas Semarang (USM) membentuk Komunitas Golf Mahasiswa.

Hal ini disampaikan oleh Koordinator Kemahasiswaan dan Alumni USM Saiful Hadi saat  latihan driving golf di Candi Golf Semarang pada Selasa, 7 April 2026.

“Alhamdulillah di USM sudah terbentuk komunitas golf mahasiswa dengan anggota sebanyak 10 orang. Saat ini kami memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk bergabung. Ke depan komunitas ini akan terwadahi menjadi Unit Kegiatan Mahasiswa,” ungkap Saiful.

“Ini kesempatan yang langka bagi mahasiswa karena tidak semua perguruan tinggi menfasilitasi mahasiswa untuk olahraga golf, mahasiswa juga bisa mengembangkan potensi hobinya menjadi sebuah prestasi,” tambahnya.

Salah satu peserta, Ari Prasetyatama, mengatakan bahwa golf bukan olahraga mewah atau khusus orang kaya tapi golf bisa mengajarkan kembali tentang suatu kepribadian seseorang, belajar sabar dan Ikhlas.

“Metode ini akan dipakai pada golf sampai kelas Pro Golf. Banyak hikmah yang bisa dipetik dari olahraga golf,” ungkap Ari Prasetyatama.

Mahasiswa Program Studi Pariwisata ⁠Siti Rahmah Nurfadilah mengaku
bahwa kegiatan ini merupakan pengalaman pertama mencoba latihan golf dan ternyata tidak semudah yang dibayangkan.

“Awalnya kami diajari terlebih dahulu cara stand yang benar hingga posisi kaki, badan, sampai tangan. Ternyata terdapat aturan tersendiri agar seimbang. Kemudian kami juga dikenalkan dengan nama-nama stik golf. Ternyata banyak sekali dan masing-masing memiliki fungsi sendiri,” papar ⁠Siti Rahmah Nurfadilah.

“Saat awal mulai mencoba memukul, ini yang paling challenging bagi saya. Terlihat mudah tapi saat dipraktikkan butuh fokus dan teknik agar bola bisa kena dengan pas. Walaupun masih sering miss tidak kena dengan sempurna, tapi justru di situ serunya,” tandasnya. (***)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved