Universitas Semarang
USM Melepas 182 Mahasiswa untuk Kuliah Kerja Nyata Tematik
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat USM melepas sebanyak 182 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik
Penulis: Adi Tri | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Semarang (USM) melepas 182 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik di Kota Semarang selama dua bulan.
Pelepasan berlangsung pada Rabu (22/4/2026) di Auditorium Universitas Semarang.
Acara tersebut dihadiri Rektor Universitas Semarang Dr Supari ST MT, Wakil Rektor I Prof Dr Ir Haslina MSi, Wakil Rektor II Dr Abdul Karim SE MSi Ak CA, Wakil Rektor III Dr April Firman Daru SKom MKom, Ketua LPPM Prof Dr Ir Mudjiastuti Handajani MT, serta para dekan di lingkungan Universitas Semarang.
Ketua LPPM USM Prof Dr Ir Mudjiastuti Handajani MT menyampaikan pelaksanaan KKN Tematik tahun ini tersebar di dua kecamatan, yaitu Kecamatan Candisari dan Kecamatan Semarang Selatan.
“Di Kecamatan Candisari terdapat dua kelurahan, yaitu Kelurahan Jomblang dan Tegalsari. Sementara di Kecamatan Semarang Selatan berada di Kelurahan Lamper Lor dan Peterongan,” jelas Prof Mudji.
Ia menambahkan peserta KKN Tematik berasal dari enam fakultas di lingkungan USM, baik mahasiswa kelas pagi maupun kelas sore.
Menurut Prof Mudji, tema yang diangkat pada KKN Tematik tahun ini adalah “Integrasi Penguatan Ekonomi Masyarakat dan Ketahanan Lingkungan Berbasis Pemberdayaan Masyarakat.”
“Sub-tema dibagi menjadi dua, yaitu ketahanan lingkungan yang meliputi manajemen sampah dan mitigasi bencana, serta penguatan ekonomi kreatif melalui digitalisasi dan pengembangan UMKM,” ujarnya.
Selain itu, seluruh mahasiswa peserta KKN Tematik juga mendapatkan perlindungan asuransi BPJS selama pelaksanaan kegiatan.
“Selama dua bulan mereka mendapatkan asuransi BPJS. Namun kami berharap semua tetap sehat, selamat, tidak ada yang sakit maupun cedera,” imbuhnya.
Prof Mudji juga menjelaskan bahwa pelaksanaan KKN Tematik memiliki keunggulan dibandingkan KKN PPM reguler, terutama dari sisi konversi akademik.
“Jika KKN PPM biasanya hanya setara 2 SKS, maka KKN Tematik dapat dikonversi menjadi 9 hingga 10 SKS, disesuaikan dengan mata kuliah yang diambil mahasiswa. Program kerja mahasiswa juga diselaraskan dengan mata kuliah yang akan dikonversi,” terangnya.
Sementara itu, Rektor Universitas Semarang Dr Supari ST MT secara resmi melepas 182 mahasiswa yang terbagi masing-masing 91 mahasiswa di Kecamatan Semarang Selatan dan 91 mahasiswa di Kecamatan Candisari.
Dalam arahannya, Dr Supari berpesan agar mahasiswa hadir di tengah masyarakat sebagai solusi terhadap berbagai permasalahan yang ada.
“KKN Tematik ini bertujuan memberi solusi terhadap problem di masyarakat. Oleh karena itu, datanglah sebagai solusi, bukan membuat masalah baru,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa mahasiswa harus mampu mengidentifikasi potensi masyarakat, termasuk potensi yang belum disadari oleh masyarakat itu sendiri.
“Berdayakan masyarakat dengan melihat potensi yang mereka miliki. Mungkin masyarakat belum melihat potensinya, tetapi mahasiswa harus mampu membawanya ke level kesejahteraan berikutnya,” ujarnya. (***)
| Dosen Fakultas Ekonomi USM Berikan Pelatihan Pembuatan Desain Katalog Promosi Produk |
|
|---|
| Tingkatkan Strategi Desa Wisata, Dosen USM Implementasikan Website sebagai Media Promosi Digital |
|
|---|
| Peringati Hari Kartini, Ikatan Ibu-Ibu USM Gelar Seminar Rona Wanita Nusantara |
|
|---|
| Tim PkM Magister Psikologi USM Lakukan Kegiatan Psikoedukasi Bersama DLH Kota Semarang |
|
|---|
| BPM USM Selenggarakan Rapat Tinjauan Manajemen Tahun 2025 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260423_kknusm202604.jpg)