Tribunjateng Hari ini
Widodo Minta Dukungan Suporter untuk Bawa PSIS ke Liga 1
Penunjukan Widodo C Putro sebagai pelatih kepala baru menjadi kejutan tersendiri di tengah momentum perayaan HUT Ke-94 PSIS.
Penulis: Achiar M Permana | Editor: M Syofri Kurniawan
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Penunjukan Widodo C Putro sebagai pelatih kepala baru PSIS Semarang menjadi kejutan tersendiri di tengah momentum perayaan HUT Ke-94 Mahesa Jenar.
Legenda tim nasional Indonesia itu bakal dihadapkan pada tantangan besar untuk mengangkat kembali performa PSIS setelah musim lalu terpuruk di papan bawah.
Tak lama setelah diumumkan secara resmi, WCP, sapaan akrabnya menegaskan, perjuangan membawa PSIS kembali ke kasta tertinggi sepak bola Tanah Air tidak akan bisa dilakukan sendirian.
Menurutnya, dibutuhkan sinergi dan dukungan penuh dari seluruh pihak mulai dari manajemen, pemain, official hingga suporter.
“Sebelumnya saya berterima kasih kepada manajemen PSIS yang telah memberikan kesempatan kepada saya untuk menangani PSIS di kompetisi Liga 2 musim 2026/2027,” ujar WCP kepada Tribun Jateng, Rabu (20/5/2026).
Mantan pelatih Bali United tersebut mengatakan, selama menangani berbagai klub, kekuatan terbesar sebuah tim bukan hanya kualitas pemain di lapangan, tetapi juga kekompakan seluruh elemen di luar pertandingan.
Hal itu pula yang ingin ia bangun bersama PSIS musim ini.
“Seperti dengan tim lain yang pernah saya latih, kami berharap dari semua aspek manajemen, official, pemain, dan suporter atau fans PSIS, mari bersama kita saling bersinergi dan support dengan respek tinggi untuk membawa PSIS ke prestasi yang baik, yaitu lolos ke Liga 1,” lanjutnya.
Sebagai tim dengan basis suporter besar dan sejarah panjang di sepak bola nasional, WCP menilai, PSIS memiliki modal kuat untuk bangkit.
Namun, ia mengingatkan bahwa target promosi tidak akan mudah diraih jika masing-masing elemen berjalan sendiri-sendiri.
“Tidak mudah memang, tapi dengan bersinergi bersama pasti ada jalan dan diberikan kemudahan. Pasti Sang Pencipta dan alam semesta merestui kita,” ucapnya.
Kehadiran WCP memang membawa harapan baru bagi publik sepak bola Kota Semarang.
Rekam jejaknya di kompetisi kasta kedua menjadi alasan utama manajemen menunjuknya sebagai nakhoda baru Mahesa Jenar.
Teranyar, WCP sukses mengantarkan Garudayaksa FC menjadi juara Pegadaian Championship 2025/2026 sekaligus memastikan promosi ke kasta tertinggi.
Sebelumnya, ia juga pernah membawa Persita Tangerang promosi pada musim 2019 serta mengantar Persijap Jepara naik kasta pada musim 2024/2025.
Catatan tersebut membuat dia mendapat label sebagai pelatih yang piawai membangun tim promosi.
Pengalamannya dalam menghadapi tekanan kompetisi Championship dinilai cocok dengan kebutuhan PSIS saat ini.
Penunjukan WCP sendiri sempat di luar prediksi publik.
Sebelumnya sejumlah nama dikaitkan dengan kursi pelatih PSIS, termasuk kemungkinan mempertahankan Kas Hartadi yang datang pada akhir musim lalu untuk membantu penyelamatan tim.
Selain itu, nama eks-pelatih Malut United, Imran Nahumarury, juga sempat santer dikabarkan masuk radar manajemen.
Namun pada akhirnya PSIS memilih WCP sebagai sosok yang dipercaya memimpin proyek kebangkitan klub.
Meski sudah resmi diperkenalkan, Widodo mengaku belum banyak mendapat arahan teknis dari manajemen.
Ia juga masih menunggu kepastian jadwal kompetisi Championship 2026/2027 yang hingga kini belum diumumkan operator liga.
“Belum ada arahan dari manajemen dan tunggu juga jadwal liga saja belum keluar,” katanya.
Situasi tersebut membuat PSIS diperkirakan masih akan menyusun berbagai kebutuhan tim secara bertahap, mulai dari komposisi pemain, agenda latihan hingga target teknis menghadapi musim baru.
Terpisah, asisten manajer PSIS, Reza Handika menyebut, PSIS dijadwalkan sudah akan memulai Latihan, pada Juli mendatang.
“Kami masih tentukan terkait kepastian tanggal untuk awal latihan menatap musim baru,” kata Reza. (F Ariel Setiaputra)
| Kondisi Ngadiono Korban Bus ALS Makin Membaik, Masih Dirawat di Palembang |
|
|---|
| Pemilik Rumah Curiga Isi Paket, Tim Gegana Brimob Pati Pastikan Kardus Berisi Sayuran |
|
|---|
| Ada Tender Ulang, Proyek Rehabilitasi Stadion Candradimuka Kebumen Mundur |
|
|---|
| Wilayah Dayeuhluhur Cilacap Dikepung Pergerakan Tanah, Warga Waswas Tiba-tiba Longsor |
|
|---|
| Sopir Bus Rombongan SMPN Brangsong Kendal Kaget lalu Banting Setir |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Tribun-Jateng-Hari-Ini-Kamis-21-Mei-2026.jpg)