Ramadan 2026
Cara Agar Tetap Bugar Saat Puasa, Ahli Gizi: Selesai Sahur Jangan Langsung Tidur
Menjaga stamina tubuh agar tetap bugar saat puasa menjadi hal penting, terutama bagi masyarakat yang tetap beraktivitas seperti biasa.
Penulis: M Iqbal Shukri | Editor: rival al manaf
TRIBUNJATENG.COM, BLORA - Memasuki bulan suci Ramadan, menjaga stamina tubuh agar tetap bugar menjadi hal penting, terutama bagi masyarakat yang tetap beraktivitas seperti biasa.
Meski tidak makan dan minum selama lebih dari 12 jam, sebenarnya tubuh tetap bisa prima jika pola hidup dijaga dengan baik.
Ketua DPC Persatuan Ahli Gizi (Persagi) Blora, Dicky Nur Wahyu Febrianto, menyarankan untuk menjaga stamina tetap prima meskipun sedang berpuasa, caranya dengan memperhatikan asupan saat sahur dan berbuka.
"Kalau untuk menjaga stamina sendiri, puasa itu kan dimulai dari sahur sampai berbuka. Sahur berperan sebagai sumber energi utama, sehingga tidak boleh dilewatkan. Oleh karena itu, pemilihan menu sahur dan berbuka cukup penting," jelasnya, kepada tribunjateng.com, Kamis (19/2/2026).
Baca juga: Kenapa Harus Berbuka Dengan Makanan Manis saat Puasa Ramadan? Ini Penjelasan Hadist
Baca juga: Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kabupaten Tegal Hari Ini, 2 Ramadan Hari Jumat 20 Februari 2026
Dicky menyarankan menu sahur sebaiknya mengandung karbohidrat kompleks, seperti nasi merah, oatmeal, atau ubi.
"Selain karbohidrat, juga lengkapi dengan protein, sayur, dan buah agar kenyang lebih lama dan tidak mudah haus," terangnya.
Selain itu, Dicky juga menyarankan agar masyarakat untuk membatasi mengonsumsi menu tertentu saat sahur.
"Saat sahur, batasi makanan yang asin atau yang tinggi garam, karena bisa menimbulkan haus, sifat garam kan mengikat air."
"Batasi juga gorengan, karena kandungan lemaknya, menimbulkan cepat kenyang, tapi cepat lapar juga dan menimbulkan efek haus."
"Sama kalau bisa batasi minuman berkafein seperti kopi dan teh pekat, karena dapat memicu rasa haus dan membuat tubuh lebih cepat lemas saat berpuasa," jelasnya.
Saat selesai sahur, disarankan untuk tidak langsung tidur. Menurutnya tidur langsung setelah sahur bisa memicu asam lambung naik.
"Jangan langsung tidur setelah makan Sahur. Ini kan sering sekali terjadi, tapi kurang baik. Tidur langsung setelah sahur bisa memicu asam lambung naik, perut tidak nyaman, dan tentunya tidur pun jadi kurang berkualitas."
"Sebaiknya beri jeda sekitar 45-60 menit sebelum berbaring, agar pencernaan bekerja lebih optimal. Syukur-syukur dipakai ibadah, misal baca Al Qur'an. Jadi Ibadahnya dapat, kesehatan juga dapat," jelasnya.
Memulihkan Energi yang Tepat saat Berbuka
Berbuka puasa juga menjadi hal penting untuk diperhatikan. Sebab tujuan berbuka ini untuk memulihkan energi dan cairan tubuh setelah seharian berpuasa.
Dicky menganjurkan agar berbuka dilakukan secara bertahap.
"Untuk berbuka, sebaiknya dimulai dengan minum air putih dan makanan ringan seperti kurma atau buah manis alami seperti melon, lalu diberi jeda sekitar 10–15 menit atau dimanfaatkan untuk Shalat Maghrib sebelum makan utama yang seimbang."
"Pola ini membantu tubuh beradaptasi kembali secara perlahan dan mencegah gangguan pencernaan," jelasnya.
Saat berbuka, disarankan untuk membatasi konsumsi menu makanan yang tinggi gula, minuman yang berkafein, dan gorengan. Menurutnya hal itu dapat memicu rasa haus, gangguan lambung, dan peningkatan berat badan.
"Makanan manis bersantan seperti kolak juga perlu dibatasi karena tinggi gula dan lemak. Jika ingin mengonsumsinya, sebaiknya tidak dijadikan menu pembuka, melainkan dinikmati dalam porsi kecil setelah makan utama atau sesekali sebagai selingan, misalnya setelah shalat tarawih, agar tetap aman bagi kesehatan," jelasnya.
Selain itu, Dicky juga turut menanggapi kebiasaan masyarakat yang sering mengawali berbuka puasa dengan minuman dingin.
"Minuman es pada dasarnya boleh dikonsumsi, namun sebaiknya tidak terlalu dingin dan tidak berlebihan. Minuman es yang terlalu dingin saat perut kosong dapat membuat lambung kaget, memicu kembung atau nyeri lambung, dan jika ditambah sirup akan meningkatkan asupan gula."
"Jadi lebih dianjurkan memulai berbuka dengan air putih suhu normal, lalu jika ingin minum dingin pilih yang tidak terlalu manis dan tetap dalam jumlah wajar," paparnya.(Iqs)
| Bukan dari Arab, Inilah Sejarah Unik Halalbihalal dari Tradisi Nusantara hingga Tren Potluck |
|
|---|
| Pesta Kembang Api dan Mobil Hias Meriahkan Malam Takbiran di Kauman Semarang |
|
|---|
| Atraksi Sembur Api Jadi Magnet Kemeriahan Malam Takbiran di Kebumen |
|
|---|
| Menelusuri Jejak Sejarah dan Filosofi di Balik Tradisi Malam Takbiran |
|
|---|
| Cadangan BBM Nasional Hanya 20 Hari, Sripeni Yakin Cukup untuk Antar Warga Pulang Kampung |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260219_TIPS-PUASA-Ketua-DPC-Persatuan-Ahli-Gizi.jpg)