Ramadan 2026
Mengenal Tren Gamis “Bini Orang”, Bermula dari Inara Rusli
Memasuki hari ke-11 Ramadan 2026, suasana Pasar Johar tampak lebih ramai dari akhir pekan biasanya.
Penulis: Lyz | Editor: muh radlis
Ringkasan Berita:
- Gamis “bini orang” menjadi tren busana Lebaran 2026 di Pasar Johar.
- Model ini viral di TikTok dan banyak diminati kalangan ibu-ibu.
- Harga berkisar Rp225 ribu hingga Rp300 ribu dengan penjualan hingga 10 potong per hari.
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Memasuki hari ke-11 Ramadan 2026, suasana Pasar Johar tampak lebih ramai dari akhir pekan biasanya.
Pengunjung mulai berburu kebutuhan Lebaran, mulai dari sandal hingga koleksi busana muslim terbaru.
Salah satu model yang paling banyak dicari tahun ini adalah gamis yang populer di media sosial dengan sebutan “bini orang”.
Tren ini viral di TikTok dan menjadi incaran pembeli yang ingin tampil modis saat Hari Raya.
Mutmainah (23), warga Kebumen, mengaku sengaja datang ke Pasar Johar untuk mencari gamis yang sedang tren tersebut.
"Kebetulan sudah cari-cari refererensi baju lebaran di media sosial.
Ini cari bajunya (gamis) 'bini orang'," ungkap Mutmainah ditemui Tribun Jateng di Pasar Johar Tengah, Minggu (1/3/2026).
Ia mengaku biasanya mengikuti tren populer dalam menentukan pilihan busana Lebaran.
Baca juga: Jangan Salah! Ini Waktu Terbaik Sikat Gigi Saat Puasa
"Ikut tren saja."
"Biasanya (berburu baju lebaran) juga saat-saat ini," kata perempuan yang mengaku asal Kebumen tersebut.
Meski belanja online semakin diminati, Mutmainah tetap memilih datang langsung ke pasar.
"Kalau online kadang tidak sesuai. Jadi beli di pasar saja," katanya.
"Harga di pasar hampir sama dengan online," ungkapnya.
Pengunjung lain, Anggun (24), juga mengaku masih mencari referensi model sebelum membeli.
"Belum ada gambaran, ini lihat-lihat dulu model bajunya," ungkapnya.
Dewi (48), pedagang gamis di Pasar Johar, menyebut model “bini orang” menjadi yang paling laris sejak awal Ramadan.
"Yang paling laris ya ‘bini orang’. Dari awal puasa sudah banyak yang cari," jelasnya.
Ia menyebut tren ini ramai diperbincangkan di TikTok.
"(Ramainya) Di TikTok. Terinsipirasi dari Inara kali," kiranya.
Menurut Dewi, model ini memiliki potongan simpel dengan detail renda di bagian bawah rok.
"Modelnya kayak gini, cuma bawahnya ada renda-rendanya," jelas Dewi sambil menunjukkan salah satu koleksi.
Harga gamis tersebut dibanderol Rp225 ribu hingga Rp300 ribu tergantung bahan.
"Bedanya di bahan. Seruti itu ada yang biasa, ada yang premium," jelasnya.
Dewi menyebut dalam sehari bisa menjual lima hingga sepuluh potong, tergantung tingkat keramaian pasar.
"Sehari itu bisa sampai lima atau 10 ya, tergantung pasar ramai atau tidaknya," sebutnya.
Pedagang lain, Ratnasari, juga membenarkan tingginya minat pembeli terhadap model ini.
“Model terbaru sekarang ya kayak gini, ‘bini orang’ ini,” ujarnya sambil menunjukkan gamis dengan detail renda di bagian bawah.
"Malah banyak yang cari," katanya.
Namun ia menilai segmen pembelinya lebih banyak dari kalangan ibu-ibu.
"Biasanya sih ibu-ibu. Kalau remaja kayaknya kurang suka, takut kembar," ucapnya.
Apa Itu Tren Gamis “Bini Orang”?
Tren gamis “bini orang” menjadi salah satu fenomena busana Muslim yang viral menjelang Lebaran 2026.
Model ini ramai diperbincangkan di media sosial seperti TikTok dan Instagram, serta banyak diburu sebagai pilihan outfit Hari Raya.
Nama yang unik dan mudah diingat membuat tren ini cepat menyebar.
Istilah tersebut awalnya merupakan strategi pemasaran pedagang, yang kemudian populer setelah digunakan secara luas di berbagai konten fesyen.
Asal-Usul
Sebelum dikenal sebagai gamis “bini orang”, model ini lebih dulu disebut “Gamis Inara” karena terinspirasi dari gaya berpakaian Inara Rusli yang dikenal anggun dan feminin.
Karena Inara saat itu telah berstatus sebagai istri, netizen serta pedagang di Tanah Abang kemudian mempopulerkan istilah “bini orang” agar terdengar lebih unik dan mudah melekat di ingatan pembeli.
Strategi penamaan ini terbukti efektif mendongkrak popularitasnya di pasaran.
Ciri Khas
Secara desain, gamis ini menonjolkan potongan elegan dan mewah namun tetap santun. Beberapa ciri khas yang paling mudah dikenali antara lain:
Siluet yang anggun dan modern
Detail undakan atau layer di bagian depan
Variasi rompi lepas
Potongan slim atau ramping yang tetap nyaman dikenakan
Modelnya dirancang untuk memberikan kesan dewasa, rapi, dan feminin sehingga banyak diminati kalangan perempuan usia matang.
Warna yang Paling Diburu
Dari segi warna, tren 2026 didominasi nuansa lembut dan hangat. Dua warna yang paling banyak diminati adalah butter yellow serta cokelat susu atau yang populer disebut “coksu”.
Kombinasi warna tersebut dinilai mudah dipadukan dengan aksesori maupun busana keluarga saat momen Lebaran. (idy/Lyz)
| Bukan dari Arab, Inilah Sejarah Unik Halalbihalal dari Tradisi Nusantara hingga Tren Potluck |
|
|---|
| Pesta Kembang Api dan Mobil Hias Meriahkan Malam Takbiran di Kauman Semarang |
|
|---|
| Atraksi Sembur Api Jadi Magnet Kemeriahan Malam Takbiran di Kebumen |
|
|---|
| Menelusuri Jejak Sejarah dan Filosofi di Balik Tradisi Malam Takbiran |
|
|---|
| Cadangan BBM Nasional Hanya 20 Hari, Sripeni Yakin Cukup untuk Antar Warga Pulang Kampung |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260301_Pedagang-gamis-bini-orang-di-Pasar-Johar-Semarang_1.jpg)