Ramadan 2026
Singgah di Rest Area Tol Ungaran-Bawen, Pemudik Akui Perjalanan Mudik Lancar Cenderung Sepi
Sejumlah pemudik tampak memanfaatkan Rest Area KM 429A ruas Tol Ungaran - Bawen untuk beristirahat sejenak
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Sejumlah pemudik tampak memanfaatkan Rest Area KM 429A ruas Tol Ungaran - Bawen untuk beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan menuju kampung halaman, Senin (16/3/2026).
Kendaraan pribadi maupun travel terlihat keluar masuk area parkir, sementara para pemudik memanfaatkan fasilitas untuk makan, menuju toilet, mengisi bahan bakar, hingga sekadar melepas lelah setelah menempuh perjalanan jauh.
Salah satu pemudik, Ponimin mengaku perjalanan mudiknya dari Tangerang relatif lancar. Ia berangkat bersama keluarganya sekira pukul 04.00 dari Tangerang tujuan Sukoharjo.
Ia tiba di Rest Area KM 429A ruas Tol Ungaran - Bawen sekira pukul 10.00. Artinya, menghabiskan waktu 6 jam dari Tangerang hingga Ungaran.
"Berangkat dari Tangerang jam 4 pagi, sampai sini sekitar jam 10. Sepanjang jalan relatif sepi.
Cuma, di Cibitung sempat agak padat tapi masih lancar," ujarnya sembari istirahat.
Ponimin menyebut, Rest Area KM 429 A menjadi tempat singgah kedua dalam perjalanannya.
Sebelumnya, ia sempat berhenti setelah melaksanakan salat subuh usai keluar dari Gerbang Tol Cikampek.
Baca juga: Viral di Medsos! Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Tegaskan Isu Penggelapan KIPK Tidak Benar
"Istirahat paling lama 30 menit. Disini istirahat kedua, istirahat pertama setelah keluar Cikampek, hanya salat subuh saja," jelasnya.
Ia sengaja memilih berangkat pada hari Senin agar perjalanan lebih nyaman dan lancar dibandingkan akhir pekan yang biasanya dipadati kendaraan pemudik.
"Libur sebenarnya sudah dari kemarin, tapi saya pilih hari yang agak sepi.
Kalau weekend biasanya padat. Yang penting perjalanan lancar, daripada capek di jalan," ujarnya.
Pemudik lainnya, Nur Laila, yang juga melakukan perjalanan dari Tangerang dengan tujuan Pamekasan, Madura, juga merasakan hal serupa.
Ia mudik menggunakan kendaraan travel bersama keluarganya. Ia menyebut perjalanan mudiknya berlangsung lancar tanpa kemacetan.
"Alhamdulillah lancar. Berangkat dari Tangerang jam 12 malam. Ini sudah dua kali istirahat, pertama di Cawang lalu di sini,” ujarnya.
Ia memperkirakan akan tiba di kampung halamannya sekitar pukul 17.00 WIB.
Meski begitu, ia mengantisipasi potensi kepadatan di kawasan Pasar Blega yang kerap menjadi titik kemacetan.
"Biasanya di Pasar Blega agak macet. Semoga perjalanan selanjutnya tetap lancar dan bisa sampai tujuan dengan selamat," ujarnya.
Sementara itu, Kaposyan Rest Area KM 429 Tol Ungaran - Bawen, Ipda Setyo Wibowo mengatakan, kondisi rest area hingga saat ini masih terpantau landai.
Daya tampung parkir dinilai masih mencukupi untuk menampung kendaraan pemudik yang singgah.
Kapasitas parkir di rest area tersebut berkisar sekitar 400 kendaraan.
Jumlah tersebut berkurang hampir separuh dari sebelumnya karena sebagian area digunakan untuk pendirian tenda pelayanan bagi pemudik.
"Suasana di rest area ini masih landai. Daya tampung parkiran masih mencukupi," ujarnya.
Meski demikian, sambung dia, antrean terkadang terjadi di area pengisian bahan bakar, terutama untuk kendaraan yang menggunakan solar.
Pada akhir pekan lalu, rest area sempat mengalami kondisi penuh. Bahkan, area tenda yang disiapkan sebagai tempat istirahat pemudik juga sempat terisi.
"Beberapa hari kemarin sempat full. Tempat istirahat yang disiapkan juga sempat terpenuhi,” ujarnya.
Meski begitu, pihaknya menilai puncak arus mudik masih belum terlihat. Prediksi awal yang menyebutkan puncak arus mudik pertama telah terjadi juga belum sepenuhnya terbukti di lapangan.
"Prediksi puncak arus mudik pertama sudah lewat, tapi ternyata masih belum nampak," katanya.
Ia memperkirakan peningkatan arus kendaraan akan terjadi seiring diberlakukannya rekayasa lalu lintas sistem satu arah (one way) dari Jakarta pada 17 Maret 2026 pukul 12.00.
"Kendaraan kemungkinan baru sampai wilayah Jawa Tengah pada malam hari. Puncak arus mudik diperkirakan akan terjadi pada 18 Maret mendatang," jelasnya.
Kapolres menyampaikan, per tanggal 14 Maret 2026 terhitung pukul 06.00 WIB hingga pukul 08.00 WIB, arus yang masuk menuju wilayah Kabupaten Semarang dari gerbang tol Banyumanik sebanyak 2.700 an kendaraan dengan dominasi yaitu kendaraan pribadi.
"Sudah ada peningkatan. Sesuai laporan yang kami terima sekitar 2.700an mobil masuk ke wilayah Kabupaten Semarang melalui pintu tol Banyumanik," ungkapnya.
Meskipun ada peningkatan arus, pihaknya memastikan tidak ada ketersendatan di jalur tol wilayah Kabupaten Semarang. Sedangkan, untuk Rest area yang tersedia sepanjang jalur tol wilayah Kabupaten Semarang, juga masih bisa menampung dan belum ada penumpukan.
"Memang sempat ada kepadatan di Rest area 429 jalur A ini, itu terjadi di Sabtu dini hari Para pengguna jalan banyak yang beristrihat, dan melaksanakan Sahur dilanjut ibadah sholat subuh," katanya.
Pihaknya akan melakukan pengelolaan Kanalisasi apabila Rest area sudah tidak mamadai, dan akan dihimbau untuk menggunakan Rest area berikutnya.
Pada jalur tol sepanjang wilayah Kabupaten Semarang pada jalur A terdapat 3 Rest area, diantaranya KM 429, KM 439 dan KM 456.
Sebanyak 28 personel disiagakan pada setiap pos yang berada di masing masing Rest area, dibantu oleh personel BKO dari Brimob Poda Jateng, unsur TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP dan Dinas Kesehatan. (eyf)
| Bukan dari Arab, Inilah Sejarah Unik Halalbihalal dari Tradisi Nusantara hingga Tren Potluck |
|
|---|
| Pesta Kembang Api dan Mobil Hias Meriahkan Malam Takbiran di Kauman Semarang |
|
|---|
| Atraksi Sembur Api Jadi Magnet Kemeriahan Malam Takbiran di Kebumen |
|
|---|
| Menelusuri Jejak Sejarah dan Filosofi di Balik Tradisi Malam Takbiran |
|
|---|
| Cadangan BBM Nasional Hanya 20 Hari, Sripeni Yakin Cukup untuk Antar Warga Pulang Kampung |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260316_rest-area.jpg)