Mudik Lebaran 2026
Pemerintah Jamin Kebutuhan BBM Selama Mudik Lebaran Aman
Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Yuliot Tanjung, memastikan cadangan bahan bakar minyak (BBM) nasional
Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, BATANG – Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Yuliot Tanjung, memastikan cadangan bahan bakar minyak (BBM) nasional dalam kondisi aman jelang arus mudik Lebaran 2026.
Ia menyebut, cadangan BBM saat ini mencapai 27 hingga 28 hari, melampaui batas minimum yang ditetapkan pemerintah selama 21 hari.
“Cadangan yang kita siapkan sekitar 27 sampai 28 hari, sementara standar minimal itu 21 hari,” ujarnya dalam kunjungan di Rest Area Tol Batang, Rabu (18/3/2026).
Menurutnya, ketersediaan BBM tersebut bersifat dinamis karena pasokan terus berjalan, baik dari produksi kilang dalam negeri maupun impor.
Dengan kondisi tersebut, pemerintah menilai kebutuhan energi masyarakat selama mudik Lebaran dapat terpenuhi.
Namun demikian, ia tidak menampik potensi antrean di sejumlah SPBU, khususnya pada puncak arus mudik.
Karena itu, masyarakat diimbau tetap tertib saat melakukan pengisian bahan bakar.
Baca juga: Terungkap Identitas 4 Pelaku Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS, Ini Pangkat dan Satuannya
“Kalau ada antrean, mohon bersabar. Dengan ketertiban, pelayanan bisa lebih cepat,” katanya.
Yuliot juga menegaskan hingga saat ini belum ada kebijakan pembatasan BBM, baik dari pemerintah pusat maupun daerah.
Menurutnya, kebijakan pembatasan justru berpotensi menimbulkan kepanikan di masyarakat.
“Kalau ada pembatasan itu bisa menimbulkan panic buying,” jelasnya.
Pemerintah, lanjut dia, memilih fokus menjaga kelancaran distribusi agar pasokan BBM tetap tersedia di seluruh wilayah selama periode Lebaran.
Dengan cadangan yang berada di atas standar, pemerintah berharap masyarakat dapat menjalani mudik dengan lebih tenang tanpa kekhawatiran akan ketersediaan bahan bakar.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) selama arus mudik dan balik Lebaran 2026 dalam kondisi aman.
Ia menyebut, stok BBM secara nasional maupun di Jawa Tengah berada di atas rata-rata operasional, bahkan melampaui batas minimum ketahanan energi.
“BBM cukup, bahkan kita berada di level di atas stok rata-rata operasional. Kilang juga beroperasi maksimal untuk mengejar produksi,” ujarnya.
Menurutnya, persiapan tersebut telah dilakukan sejak awal tahun, termasuk penguatan distribusi melalui operasional SPBU siaga, mobil tangki, hingga armada kapal untuk wilayah kepulauan.
Khusus Jawa Tengah, Mars Ega menilai kondisi pasokan relatif kuat karena ditopang infrastruktur kilang dan jaringan pipa yang terintegrasi.
“Kilang Cilacap terkoneksi ke berbagai wilayah seperti Yogyakarta, Boyolali, hingga Bandung. Ini membuat suplai bisa lebih cepat jika terjadi gangguan,” jelasnya.
Meski demikian, ia mengakui distribusi energi tetap menghadapi tantangan, terutama di wilayah kepulauan dan daerah terpencil yang bergantung pada pengiriman laut.
Sejumlah wilayah seperti Karimunjawa, Kepulauan Bawean, hingga Kepulauan Seribu menjadi perhatian khusus karena memerlukan pengiriman lebih awal dengan mempertimbangkan kondisi cuaca.
“Kalau cuaca baik, distribusi lancar. Tapi wilayah kepulauan ini memang harus diantisipasi jauh-jauh hari,” katanya.
Di sisi lain, peningkatan konsumsi saat mudik juga dinilai sebagai hal wajar yang berpotensi memicu antrean di SPBU.
Namun, Pertamina memastikan pasokan akan terus diperbarui secara berkala untuk menjaga ketersediaan di lapangan.
“Seperti air di rumah, dipakai akan berkurang, tapi nanti akan diisi lagi. Itu mekanisme operasional yang biasa,” ujarnya.
Untuk LPG, Pertamina menyatakan distribusi masih berjalan normal dengan skema subsidi tepat berbasis NIK. (Rad)
| Pemudik Luar Negeri Membeludak, Bandara Ahmad Yani Semarang Catat Lonjakan Signifikan Jelang Lebaran |
|
|---|
| Kantor Koramil di Banyumas Sediakan Rest Area, Pemudik Bisa Mampir Istirahat |
|
|---|
| Rest Area KM 391 Tol Kendal Sesak Pemudik, Petugas Buka Opsi Buka Tutup |
|
|---|
| Arus Kendaraan ke Wonosobo Melandai di H-1 Lebaran, Kendaraan Pribadi Masih Mendominasi |
|
|---|
| Volume Pemudik Melintas Ajibarang Banyumas Meningkat 50 Persen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260318_spbu.jpg)