Lula Lahfah Meninggal
Dicecar 30 Pertanyaan, Reza Arap Diperiksa Polisi Dari Pukul 23.00 Hingga 03.45 Dini Hari
Youtuber Reza Arap dicecar 30 pertanyaan saat diperiksa polisi sebagai saksi kematian selebgram Lula Lahfah.
Penulis: Val | Editor: rival al manaf
TRIBUNJATENG.COM - Youtuber Reza Arap dicecar 30 pertanyaan saat diperiksa polisi sebagai saksi kematian selebgram Lula Lahfah.
Namun, datangnya Reza Arap ke kantor polisi luput dari pengamatan awak media.
Pria yang juga sebagai musisi itu diperiksa mulai pukul 23.00 WIB hingga 03.45 dini hari WIB, Selasa (27/1/2026).
Kepolisian masih terus mendalami meninggalnya selebgram Lula Lahfah pada 23 Januari 2026.
Baca juga: Reza Arap Diperiksa Polisi, Polisi Menduga Berada di TKP Saat Lula Lahfah Meninggal
Baca juga: "Kami Tahu Dari Temannya" Penyesalan Ayah Lula Lahfah, Terisak di Pelukan Reza Arap
Polisi telah memeriksa enam orang saksi, termasuk kekasih Lula Lahfah, Reza Arap.
Selain itu, polisi masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik yang telah dikirim ke Bareskrim Polri.
Reza Arap telah menjalani pemeriksaan untuk klarifikasi terkait kematian Lula Lahfah.
Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Dwi Manggala Yudha mengatakan, Reza Arap menjalani pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Selatan pada Senin (26/1/2026) malam.
Menurut Dwi, pemeriksaan tersebut berlangsung hampir lima jam dengan total 30 pertanyaan.
“(Reza Arap) diperiksa tadi malam pukul 23.00 WIB sampai 03.45 WIB dengan 30 pertanyaan,” tulis Dwi Manggala melalui pesan singkat, Selasa (27/1/2026).
Meski demikian, kedatangan Reza Arap saat pemeriksaan tidak diketahui awak media yang telah menunggu di lokasi.
Dalam kesempatan itu, pihak kepolisian juga membeberkan alasan memeriksa sejumlah saksi atas meninggalnya Lula Lahfah, meski pihak keluarga menolak dilakukan otopsi terhadap jenazah.
Adapun polisi tetap berkewajiban menelusuri penyebab kematian Lula Lahfah secara objektif, sekaligus meredam berbagai spekulasi yang beredar di ruang publik.
Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya Kompol Andaru Rahutomo mengatakan, pemeriksaan terhadap sejumlah saksi merupakan bagian dari upaya klarifikasi menyeluruh.
“Tujuan kami adalah meluruskan fakta agar tidak berkembang informasi yang simpang siur. Banyak kabar yang beredar belum terkonfirmasi,” kata Andaru.
“Kami melakukan konfirmasi antara fakta di lapangan, keterangan saksi, temuan, dan CCTV.
Semua harus selaras agar kronologi kejadian tidak berdasarkan asumsi,” tambah Andaru.
Pendalaman meninggalnya Lula Lahfah kini telah masuk tahap penyelidikan lanjutan dengan uji laboratorium forensik terhadap sejumlah barang bukti yang diamankan dari lokasi kejadian.
Andaru mengatakan, seluruh barang bukti telah dikirim ke Laboratorium Forensik (Labfor) Bareskrim Polri untuk diperiksa secara ilmiah.
“Penyidik melakukan pemeriksaan laboratoris terhadap beberapa barang bukti yang ditemukan di tempat kejadian perkara.
Saat ini barang-barang tersebut sudah dikirim ke Labfor Bareskrim Polri,” kata Andaru.
Kini, polisi masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik tersebut.
“Mohon bersabar, nanti akan kami sampaikan secara komprehensif setelah seluruh fakta berhasil dikumpulkan,” ujar Andaru.
Sebagai informasi, Lula Lahfah ditemukan meninggal dunia di apartemen Essence Dharmawangsa, Jakarta Selatan, pada 23 Januari 2026. (*)
Sumber: kompas.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260128_REZA-ARAP-Reza-Arap-saat-ditemui.jpg)