Kampanye Gemar Makan Ikan
Kampanye Gemar Makan Ikan Digencarkan di Kota Semarang
Gerakan gemar makan ikan digencarkan di Kota Semarang. Dijelaskan, hal ini sebagai upaya membangun generasi sehat.
Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: rival al manaf
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Gerakan gemar makan ikan digencarkan di Kota Semarang. Dijelaskan, hal ini sebagai upaya membangun generasi sehat di Kota Semarang dimulai dari perubahan kebiasaan makan sejak dini, dengan menyasar langsung anak-anak dan keluarga.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng turun langsung ke Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tambaklorok, Selasa (14/4), untuk mengedukasi pentingnya konsumsi ikan sebagai sumber gizi.
Sebanyak 100 siswa SD Islam Taqwiyatul Wathon diajak mengenal pentingnya konsumsi ikan melalui kegiatan interaktif di TPI Tambaklorok.
Dalam suasana santai, Agustina mengajak anak-anak berdialog, bermain kuis, hingga makan bersama menu berbasis ikan yang dipadukan dengan sayur, susu, dan telur. Pendekatan ini dipilih agar anak-anak tidak hanya memahami, tetapi juga merasakan langsung pola makan sehat.
Baca juga: Geger di Wanareja, Mayat Pria Ditemukan Mengapung di Kolam Ikan
Baca juga: Jateng Jadi Pilot Project, Kemenko Pangan Siapkan Menu Ikan 2 Kali Seminggu untuk Program MBG
“Kalau ingin jadi pilot, dokter, atau profesi lainnya, harus didukung asupan gizi yang baik. Otak butuh nutrisi supaya bisa berkembang optimal,” kata Agustina dalam keterangan.
Disebutkan, langkah ini menjawab tantangan yang mulai muncul di masyarakat, di mana sebagian anak cenderung memilih makanan cepat saji dibandingkan makanan bergizi.
Melalui pendekatan ini, Pemkot Semarang mendorong perubahan kebiasaan makan anak yang diharapkan berlanjut hingga di lingkungan keluarga.
Gerakan gemar makan ikan juga berlanjut di Balai Kota Semarang melalui rangkaian kegiatan yang saling terhubung, mulai dari Fisheries Expo, sarasehan Gemarikan, hingga lomba memasak berbahan dasar ikan.
Fisheries Expo menghadirkan pelaku UMKM dengan berbagai produk olahan ikan, sementara sarasehan menjadi ruang edukasi bagi masyarakat untuk memahami pentingnya konsumsi ikan bagi kesehatan. Di sisi lain, kader PKK se-Kota Semarang turut ambil bagian dalam lomba memasak ikan, yang memperkuat peran keluarga dalam membiasakan pola makan sehat di rumah.
Bagi pelaku usaha, kegiatan ini berdampak pada peningkatan penjualan dan perluasan pasar.
“Alhamdulillah, tadi kami bawa banyak produk dan sudah banyak yang terjual. Tinggal sedikit,” ujar Dwi Harmayanti, pelaku UMKM olahan ikan dari Muktiharjo Kidul.
Ia menyebut, kegiatan seperti ini membantu UMKM lebih dikenal sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas bagi produk olahan ikan.
Selain itu, kegiatan ini juga memberi ruang pembelajaran bagi pelaku usaha.
“Acara seperti ini sangat bermanfaat, karena kami jadi tahu hal-hal yang sebelumnya belum kami ketahui,” ujar Sudirma, peserta dari Kecamatan Genuk.
Melalui rangkaian kegiatan ini, Pemkot Semarang mendorong gerakan gemar makan ikan sebagai langkah konkret yang memberi dampak langsung bagi masyarakat. (idy)
| Fakta Lengkap Konflik Yai Mim dan Nurul Sahara, Ini Kronologi Awal Mula Perseteruannya |
|
|---|
| BREAKING NEWS: Karyawan Pabrik KIK Tewas Terlindas Truk di Kendal, Sempat Senggol Penyapu Jalan |
|
|---|
| Ngeri! Detik-detik Pikap Hancur Dihantam Truk, Korban Terjebak di Dalam Kabin |
|
|---|
| Tragis! Ibu dan Anak Tewas Terlindas Bus Hendak Masuk Terminal |
|
|---|
| Respon Nurul Sahara Atas Wafatnya Yai Mim, Pesan di Media Sosial Jadi Sorotan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260414_Wali-Kota-Semarang-Agustina-Wilujeng.jpg)