Tribunjateng Hari ini
Wanita Pengemudi Ojek Online Jadi Korban Kecelakaan saat Jemput Anak Sakit dari Magelang
Puji Ariani (43), seorang ibu sekaligus pengemudi ojek online, mengalami kecelakaan tunggal.
Penulis: Moh Anhar | Editor: galih permadi
TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Puji Ariani (43), seorang ibu sekaligus pengemudi ojek online, mengalami kecelakaan tunggal hingga mengakibatkan kehilangan nyawa, Sabtu (18/10) sekitar pukul 07.10 WIB.
Puji, warga Bangetayu Kulon, Kecamatan Genuk, Kota Semarang ini sedang dalam perjalanan pulang, dari menjemput anaknya, Z (14) yang menempuh pendidikan di pondok pesantren di Magelang.
Kecelakaan terjadi di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di depan Kantor PLN UPT Semarang, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang.
Sebuah motor Beat berpelat H-3200-WA yang dikendarai Puji dan anaknya, yang membonceng, oleng dan masuk ke parit besar sedalam tiga meter di sisi jalur menuju arah Kota Semarang.
Kasatlantas Polres Semarang AKP Lingga Ramadhani menjelaskan, dugaan awal kecelakaan merupakan kecelakaan tunggal.
“Menurut penuturan anak korban, Z, motor yang dikemudikan ibunya tiba-tiba oleng ke kiri dan masuk ke dalam parit sedalam kurang lebih tiga meter,” kata AKP Linga didampingi Kanit Gakkum Satlantas Polres Semarang, Ipda Handriani.
Keduanya dievakuasi ke RSUD dr Gondosuwarno Ungaran. Puji mengalami luka di bagian kepala dan dada. Sementara, anaknya mengalami trauma, hipotermia, dan indikasi patah pada tangan kiri.
Dari keterangan yang dihimpun TribunJateng.com, sebelum kecelakaan, Puji menjemput anaknya dari pondok pesantren di Magelang karena sang anak sedang sakit demam.
Mereka berencana kembali ke Semarang Jumat (17/10) malam, namun terpaksa menginap di rumah kerabat karena hujan deras. Pada Sabtu sekitar pukul 04.00 WIB, Puji melanjutkan perjalanan pulang bersama anaknya.
Kabar duka meninggalnya Puji Ariani menyebar cepat di kalangan pengemudi ojek online melalui media sosial dan aplikasi perpesanan.
Para rekan ojol tampak mengiringi jalannya ambulans dari RSUD dr. Gondo Suwarno Ungaran menuju rumah duka di Bangetayu Kulon.
Ungkapan belasungkawa juga membanjiri grup komunitas ojek online di media sosial.
Ipda Handriani mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar senantiasa berhati-hati dan menjaga konsentrasi, terutama saat melintas di jalur padat pada jam sibuk pagi hari. (Reza Gustav)
| Tiga Bos Bank BJB Divonis Bebas dalam Kasus Kredit Sritex |
|
|---|
| Ngadiono Warga Pati Korban Kecelakaan ALS Akan Dibawa dengan Helikopter |
|
|---|
| Taj Yasin: Kasus Pencabulan Santriwati di Pati Sudah Terpantau sejak 2024 |
|
|---|
| Pelarian Ashari Tersangka Pencabulan Santriwati Berakhir di Wonogiri |
|
|---|
| Uniknya Ras Kambing Kaligesing di Klaten, Kambing Mandi Tiga Kali Sehari, Harga Tembus Ratusan Juta |
|
|---|
