Minggu, 3 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Kecelakaan Bus di Tol Krapyak Semarang

Kecelakaan Bus di Exit Tol Krapyak Semarang Pada Senin Pon, Dipercaya Tak Boleh Bepergian Jauh

Kecelakaan lalu lintas fatal terjadi di simpang susun exit Tol Krapyak, Kota Semarang, pada Senin (22/12/2025) dini hari.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Lyz | Editor: muh radlis
IST
EVAKUASI - Proses evakuasi korban kecelakaan bus antarkota PO Cahaya Trans terguling hebat di ruas simpang susun exit Tol Krapyak, Kota Semarang, Senin (22/12/2025) dinihari/dok BASARNAS Semarang 
Ringkasan Berita:
  • Bus PO Cahaya Trans terguling di exit Tol Krapyak Semarang dan menyebabkan 16 penumpang meninggal dunia serta 18 orang luka-luka.
  • Kecelakaan diduga terjadi akibat bus melaju dengan kecepatan tinggi hingga kehilangan kendali dan menghantam pembatas jalan.
  • Aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan tersebut.

 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kecelakaan lalu lintas fatal terjadi di simpang susun exit Tol Krapyak, Kota Semarang, pada Senin (22/12/2025) dini hari.

Sebuah bus antarkota milik PO Cahaya Trans mengalami kecelakaan tunggal hingga terguling hebat dan menyebabkan puluhan penumpang menjadi korban.

Bus bernomor polisi B 7201 IV tersebut diketahui mengangkut 34 penumpang dengan rute Jatiasih, Jakarta menuju Yogyakarta.

Insiden terjadi sekitar pukul 00.30 WIB saat kendaraan melaju di ruas tol sebelum akhirnya kehilangan kendali.

Berdasarkan informasi awal di lapangan, bus diduga melaju dengan kecepatan tinggi.

Kendaraan kemudian menghantam pembatas jalan dan terguling di badan jalan tol, mengakibatkan kerusakan parah pada bagian bodi.

Benturan keras membuat sejumlah penumpang terpental keluar, sementara lainnya terjebak di dalam badan bus yang ringsek.

Pecahan kaca dan puing kendaraan berserakan di sekitar lokasi, menyulitkan proses evakuasi yang dilakukan petugas gabungan.

Data sementara mencatat 16 penumpang meninggal dunia di tempat kejadian, sementara 18 orang lainnya mengalami luka-luka dan telah dilarikan ke sejumlah rumah sakit di Semarang untuk mendapatkan perawatan medis.

Baca juga: Foto-foto Kecelakan Maut Bus PO Cahaya Trans di Tol semarang 16 Tewas, Gunakan Sopir Cadangan

Baca juga: Berikut Identitas Korban Kecelakaan Bus PO Cahaya Trans di Tol Krapyak Semarang, 16 Meninggal

Baca juga: Korban Meninggal Kecelakaan Bus PO Cahaya Trans di Tol Krapyak Semarang Bertambah, Sopir Diamankan

Peristiwa nahas ini terjadi bertepatan dengan hari Senin Pon dalam penanggalan Jawa.

Dalam tradisi masyarakat Jawa, hari tersebut kerap dikaitkan dengan kepercayaan tertentu.

Berdasarkan primbon Jawa, Senin Pon dipercaya sebaiknya dihindari untuk kegiatan besar, seperti memulai usaha, bepergian jauh, atau mengadakan acara penting.

Karena itu, disarankan untuk lebih banyak berdiam diri di rumah, berdoa, dan menghindari perjalanan jauh.

Berdasarkan data sementara, korban luka dirawat di beberapa rumah sakit. Enam orang dirawat di RS Columbia Asia, delapan orang di RSUD dr Adhyatma MPH atau RS Tugu, sementara korban lainnya tersebar di rumah sakit lain di Kota Semarang.


Dalam kunjungannya di Kamar Jenazah Rumah Sakit Dr Kariadi Semarang, Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ribut Hari Wibowo menyampaikan keprihatinan mendalam atas tragedi tersebut.


“Yang pertama-tama kami menyampaikan belasungkawa dan keprihatinan atas kejadian kecelakaan bus dini hari tadi yang mengakibatkan 16 orang meninggal dunia,” ujar Ribut saat meninjau lokasi dan rumah sakit.


Ia menjelaskan, korban meninggal dunia saat ini disemayamkan di RSUP dr Kariadi dan satu korban di RS Tugu Semarang


Proses identifikasi korban (post mortem dan ante mortem) telah disiapkan guna memastikan identitas sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.


Dari hasil pemeriksaan awal, diketahui sopir bus merupakan sopir cadangan. Saat ini sopir dalam kondisi selamat dan diamankan di Polrestabes Semarang untuk kepentingan penyelidikan.


“Kami sudah melakukan olah TKP dan penyidikan. Sopir juga menjalani tes urine untuk memastikan ada atau tidaknya pengaruh narkoba atau zat terlarang lainnya. Hasilnya nanti akan kami sampaikan,” jelas Kapolda.


Irjen Ribut menambahkan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan menanggung biaya perawatan korban luka. 


Sementara untuk korban meninggal dunia, pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan Jasa Raharja terkait pemberian santunan.


“Kami juga membuka posko bagi keluarga korban. Pemerintah Provinsi, Polda Jawa Tengah, dan rumah sakit akan membantu proses pengantaran jenazah ke daerah asal masing-masing,” katanya.


Diketahui, sebagian besar penumpang berasal dari Boyolali, Klaten, Yogyakarta kemudian beberapa penumpang dari Bogor, dan Jakarta. 


Bus tersebut merupakan angkutan reguler yang beroperasi di masa libur Nataru.


Kapolda Jawa Tengah turut mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati di jalan. 


Polda Jateng bersama Pemprov dan stakeholder terkait telah menyiapkan ratusan pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos kesehatan di sepanjang jalur arteri, rest area, hingga kawasan wisata.


“Silakan manfaatkan pos-pos tersebut untuk istirahat, cek kesehatan, dan cek kendaraan. Jangan memaksakan diri saat lelah. Semoga kejadian ini menjadi yang terakhir,” pungkasnya. 


Data Basarnas total penumpang ada 34:


Korban Selamat 

1. Gilang (L) (sopir)

2. Jihan (P)  (Patah Tulang)

3. Rujianti  (54 th/ P) / Boyolali

4. Karnoto Bayat (30Th/L)

5. Aviz ahmad (20Th/L) / Bogor

6. Robet  (39Th/L) / Bogor (Kernet)

7. Ardi 

8. Endah / Prambanan (50Th/L)

9. Ana 

10. Naim (52/Th) / Bumiayu 

11. Rafi (19Th/L) / Ciputat

12. Parwono (57Th/L)  / Wonogiri

 13. Ahmad purnomo 

        (40Th/L) / Tawangsari 

        Kab. Semarang

14. Prismadika (32 Th/ L ) / Klaten

15. Mr.X Selamat

16. Mr.X selamat

 17. Mrs. X selamat

18. Mr.X Selamat


Data Korban MD :

1. Mr.X (MD)

2. Mr.X (MD)

3. Mr.X (MD)

4. Mr.X (MD)

   5. Mr.X (MD)

6. Mr.X (MD)

7. Mrs. X (MD)

8. Mrs. X (MD)

9. Mrs. X (MD)

10. Mrs. X (MD)

11. Mrs. X(MD)

12. Mr.X (MD)

13. Mrs. X (MD)

14. Mr.X (MD)

15. Mr.X (MD)

16. Mr.X (MD


(Rad)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved