Senin, 20 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Perbaikan Jalan Kaligawe Belum Rampung, Ditargetkan Fungsional Saat Arus Mudik

Perbaikan jalan di kawasan Kaligawe, Kota Semarang belum dapat diselesaikan sepenuhnya menjelang arus mudik Lebaran.

Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: raka f pujangga
TRIBUN JATENG/Idayatul Rohmah
PERBAIKAN JALAN - Suasana perbaikan jalan di kawasan jalan Raya Kaligawe Semarang, Senin (9/3/2026). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Perbaikan jalan di kawasan Kaligawe, Kota Semarang belum dapat diselesaikan sepenuhnya menjelang arus mudik Lebaran.

Namun ruas jalan tersebut ditargetkan sudah dapat difungsikan sementara untuk mendukung kelancaran lalu lintas.

Baca juga: Nasib Debt Collector Rampas Mobil Rental di Exit Tol Kaligawe Semarang, Kini Ditangkap Polisi

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Semarang, Suwarto mengatakan, pengerjaan jalan di Kaligawe sebagian berada di bawah kewenangan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN). Sehingga, jelasnya, penyelesaiannya masih menunggu proses dari pemerintah pusat.

Menurut Suwarto, berdasarkan informasi dari BBPJN, ruas jalan yang sedang diperbaiki kemungkinan akan dibuka secara bertahap, dimulai dari sisi utara.

"kaligawe ini nanti masih belum bisa full. Dari BPJN, kemarin diinformasikan nanti secepatnya menyusul. Itu yang sisi utara dulu, depan unisula," kata Suwarto, Swlasa (10/3/2026).

Ia menjelaskan, proses perbaikan di kawasan tersebut menggunakan konstruksi beton. Jenis konstruksi ini membutuhkan waktu tertentu agar beton mengeras dan dapat digunakan secara optimal.

"Butuh waktu hingga beton juga bisa lalui. Kemarin diinformasikan nanti sudah fungsional lagi," terangnya.

Selain Kaligawe, sebutnya, perbaikan di sejumlah ruas jalan utama dilakukan jelang arus mudik.

Beberapa titik yang menjadi perhatian antara lain kawasan Jalan Prof Hamka serta jalur di wilayah Gombel Lama.

Menurutnya, kondisi jalan di Gombel Lama masih memiliki status kewenangan yang belum sepenuhnya jelas antara pemerintah kota dan pemerintah pusat karena sempat diusulkan menjadi bagian dari jalan nasional.

Meski demikian, jika ditemukan kerusakan atau lubang di ruas tersebut, penambalan tetap dilakukan agar tidak membahayakan pengguna jalan.

Baca juga: Mahasiswa KKN UPGRIS Mengabdi Edukasi Anti Bullying Anak SD–SMP di RW 05 Kaligawe

"Kalau ada lubang, masih kita lakukan perbaikan," katanya.

Selain itu, sejumlah jalur alternatif diperkirakan akan dilalui pemudik antara lain Mijen yang terhubung menuju Ungaran. Pada beberapa titik yang merupakan kewenangan pemerintah provinsi, menurutnya koordinasi dilakukan agar penanganan kerusakan dapat segera dilakukan.

"Jalur alternatifnya nanti biasanya kan seperti ke Mangkang, kemudian Mijen. Mijen ke Cangkiran, Cangkiran ke Ungaran sudah kita perbaikan juga," imbuhnya. (idy)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved