Senin, 8 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

SPMB 2026

Hari Pertama SPMB TK dan SD di Semarang, Sudah Ada 6.300 Pendaftar

SPMB jenjang Taman Kanak-kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD) di Kota Semarang resmi dibuka mulai Senin (8/6/2026) pukul 00.01.

Tayang:
Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/Idayatul Rohmah
SPMB 2026 - Suasana posko SPMB 2026 di Kantor Disdik Jalan dr Wahidin Nomor 118, Jatingaleh, Kecamatan Candisari, Kota Semarang, Senin (8/6/2026). SPMB jenjang TK dan SD di Kota Semarang resmi dibuka mulai Senin (8/6/2026) pukul 00.01. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang Taman Kanak-kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD) di Kota Semarang resmi dibuka mulai Senin (8/6/2026) pukul 00.01.

Pada hari pertama pelaksanaan, ribuan calon peserta didik jenjang SD telah tercatat masuk dalam sistem pendaftaran.

Sekretaris Disdik Kota Semarang, Ali Sofyan mengatakan, hingga Senin (8/6/2026) siang, jumlah pendaftar SD telah mencapai sekira 6.354 siswa dari total kuota 16.417 kursi yang tersedia.

Baca juga: SPMB Kota Semarang 2026 Libatkan Sekolah Swasta Gratis, Tambah Daya Tampung Hingga 6.000 Siswa

• SPMB Batang SMAN 1 Batang Batasi Antrean Hanya 100 Orang per Hari, Antisipasi Tumpukan

"Dari daya tampung TK sekira 1.687 kursi, yang daftar baru enam calon. Untuk SD dari 16.417 sudah ada sekira 6.354 yang mendaftar," katanya.

Sementara itu, pendaftaran jenjang SMP baru akan dibuka pada 22 Juni 2026.

Di hari pertama pembukaan SPMB, Posko Disdik Kota Semarang tampak ramai didatangi warga yang mengalami kendala administrasi.

Menurut Ali Sofyan, salah satu persoalan yang paling banyak ditemui adalah ketidaksesuaian data kependudukan sehingga data calon peserta didik tidak dapat terbaca oleh sistem.

"Kalau belum bisa masuk itu biasanya terjadi karena adanya perbedaan data. Mungkin NIK yang bermasalah."

"Kalau KK, satu huruf saja atau satu angka saja tidak sama, itu sampai kapan tidak akan bisa masuk," kata Ali.

Untuk membantu penyelesaian masalah tersebut, kata dia, Disdik membuka posko terpadu yang melibatkan Dispendukcapil, Dinsos, serta sejumlah layanan pendukung lainnya.

"Makanya rata-rata mereka langsung ke sini dan teman-teman di sini sudah siap untuk mengkomunikasikan dengan Dispendukcapil untuk disinkronkan," ujarnya.

Menurut Ali, masyarakat yang telah memiliki KK Kota Semarang pada umumnya dapat melakukan pendaftaran secara daring tanpa harus datang ke sekolah maupun kantor dinas.

"Kalau anak-anak yang memang sudah memiliki KK, orangtuanya KK Kota Semarang itu mereka bisa langsung online seperti ini."

"Jadi tidak perlu datang ke dinas ataupun ke satuan pendidikan," katanya.

Untuk diketahui, dalam SPMB 2026 ini, terdapat ribuan kuota siswa di sekolah negeri maupun swasta.

Kuota di sekolah negeri, untuk TK sebanyak 489 siswa, SD 14.520 siswa, dan SMP 11.582 siswa.

Sedangkan sekolah swasta, kuota TK sebanyak 1.200 siswa, SD 1.880 siswa, dan SMP 3.850 siswa. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved