Minggu, 3 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Solo

Berburu Kuliner Khas Solo di Mangkunegaran MakaN-MakaN 2026

Masyarakat yang ingin berburu kuliner khas Solo bisa mendatangi event Mangkunegaran MakaN-MakaN 2026  yang  berlangsung pada Jumat

Tayang:
Penulis: Lyz | Editor: muh radlis
IST
Pengunjung menyerbu sejumlah stand kuliner di Mangkunegaran MakaN-MakaN 2026 pada Jumat (1/6/2026). 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Masyarakat yang ingin berburu kuliner khas Solo bisa mendatangi event Mangkunegaran MakaN-MakaN 2026  yang  berlangsung pada Jumat-Minggu (1-3/5/2026).

Event ini telah resmi dibuka pada Jumat (1/5/2026) di Pura Mangkunegaran. 

Pembukaan event tersebut juga digelar menarik, yakni dengan diawali prosesi Umbul Dongo.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pembagian kue apem gratis kepada para pengunjung yang hadir di lokasi acara, Pamedan Mangkunegaran, Jumat.

Pengageng Kawedanan Panti Budaya Mangkunegaran, GRAj Ancillasura Marina Sudjiwo, menyampaikan prosesi pembagian apam sebenarnya merupakan bagian dari rangkaian bogasambromo, yang menjadi kegiatan rutin dari Pura Mangkunegaran setiap Sabtu Pon, atau pada acara-acara besar.

Makna dari pembagian apam tersebut adalah bentuk dari kegiatan berbagi berkah.

Roti apam yang dibagikan memiliki 10 varian rasa, yang menunjukkan tradisi masa lampau tersebut tetap dipertahankan dengan disesuaikan dengan era kekinian dengan mengembangkan varian rasa. Mulai dari rasa cokelat, keju, pandan dan sebagainya.

"Tenant yang ada di acara makan-makan ini, sebagian besar tentu UMKM Solo dan ada tenant makanan dari para abdi dalem Mangkunegaran.

Serta ada ada beberapa yang memang sudah dikenal di Solo yang penggemarnya banyak, nanti bisa datang untuk mencicipi langsung.

Makan tradisional yang disajikan ada beberapa, salah satunya ada satai dari Blora, ada nasi liwet dari Solo dan makanan lainnya," ujarnya.

Baca juga: Geng Curanmor dari Madura Beraksi di Solo, Todong Korban Pakai Airsoft Gun

Dia berharap dengan acara Mangkunegaran MakaN-MakaN 2026  bisa mengajak seluruh masyarakat untuk ikut merayakan acara yang terselenggara.

Terlebih acara tersebut juga menghadirkan berbagai sajian kuliner Solo dan sekitarnya.

Baik sajian tradisional maupun kekinian.

“Semoga acara seperti ini terus ada dan terus dilestarikan kebudayaannya,” kata dia.

Sejumlah tenant kuliner pada event Mangkunegaran MakaN-MakaN 2026  terlihat sudah ramai dikunjungi masyarakat  pada Jumat (1/5/2026).

Di satu lokasi itu, pengunjung akan sangat dimanjakan dengan beragamnya menu kuliner.

Di antaranya yang disajikan oleh tenant Iga Bakar Mangkubumi, Steak Balekota, Mangano Sushi, Double Decker, Sate Taichan 99, Cold ‘N Brew, Pisang Goreng Sultan, Hotway’s Chicken, Dawet Telasih Bu Dermi Pasar Gede, Sate Kere Bu Nunung, Tahu Petis Keprabon, bahkan ada Sate Ayam Kampung Pak Karno Blora dan masih banyak lagi.

Plt Kabid Perdagangan Dindagkop UKM Blora, Indah Yuniatik, mengatakan tahun ini Pemerintah Kabupaten Blora kembali mendapatkan undangan untuk ikut berpartisipasi dalam acara tersebut.

Di mana kali ini Blora menawarkan dan memperkenalkan sajian satai khas Blora kepada masyarakat yang hadir di acara tersebut.

Festival yang menyediakan lebih dari 100-an tenant kuliner nusantara yang merupakan wujud nyata dari visi Mangkunegaran untuk menjadi pusat kebudayaan adaptif namun tetap memegang teguh akar sejarah.

Dalam festival tersebut, disajikan berbagai ragam kuliner dari mulai Kuliner Abdi Dalem antara lain, Tahu Petis Keprabon, Gendar Pecel, Sosis Gajahan, Jamu Tradisional dan  Jenang Bu Nik.

Sedangkan untuk Kuliner Legendaris ada Getuk Trio, Tahu Kupat Sido Mampir, Bebek Goreng Pak Slamet dan Rawon Penjara.Selain itu juga ada Dawet Telasih Bu Dermi Pasar Gede, Sate Kambing Bu Hj Bedjo, Sate Ayam Ponogoro, Tengkleng Bu Edi, Leker Gajahan,  Serabi Notosuma dan Sate Kere dan ada pula kuliner pilihan dari mulai Siomay Es Pisang Ijo, aneka dimsumdan teh tarik.

Division HeadStategic Marketing & Communication PermataBank, Glenn Ranti, mengatakan acara tersebut sangat menarik, bahkan melibatkan lebih dari 100 tenant kuliner UMKM dari Solo dan sekitarnya.

Menurutnya kehadiran PermataBank di Adeging Mangkunegaran merupakan bagian dari komitmen untuk terus menghadirkan nilai yang bermakna bagi nasabah, komunitas dan masyarakat luas melalui kolaborasi yang memberikan manfaat nyata.

“Kami mengapresiasi Pura Mengkunegaran sebagai penyelenggara utama yang didukung para kolaborator yang telah menghadirkan festival luar biasa ini. Di mana kuliner, olahraga dan kebersamaan dapat dinikmati bersama,” kata dia.

 

Pagelaran Seni

Untuk menghibur para pengunjung Mangkunegaran MakaN-MakaN 2026  sambil menikmati berbagai kuliner, disajikan pagelaran seni, budaya dan workshop mulai pukul 15.00 WIB-21.00 WIB. Menampilkan Gelar Budaya dari Panti Budaya Mangkunegara, mulai  dari worskhop, pertunjukan live musik antara lain, Agus Bento (Iwan Fals Cover), Rerezhico Plus (Koesplus Cover) Soloensis, Angklung Perempuan Indonesia, Solo Safari Fire Dance hingga aksi Sparko Solo.

Mangkunegaran MakaN-MakaN 2026 yang berlangsung selama tiga hari, Jumat-Minggu 1-3 Mei 2026 dibuka untuk umum mulai pukul 10.00 WIB hingga 22.00 WIB, khusus hari Minggu buka mulai pukul 06.00 WIB.

 

Mangkunegaran Run

Mangkunegaran MakaN-MakaN merupakan kegiatan kuliner pendukung Mangkunegaran Run. Mangkunegaran Run akan digelar pada Minggu (3/6/2026).

Terkait event Mangkunegara Run, GRAj Ancillasura menjelaskan alasan Mangkunegaran mempertahankan event yang telah menjadi agenda rutin tersebut.

Salah satunya adalah karena event tersebut menjadi satu-satunya event lari yang berbalut kebudayaan. Para peserta akan merasakan pengalaman berlari dengan nuansa budaya.

Dari sisi rute lari, tahun ini juga ada perbedaan.

Di mana akan dilakukan start dari Stadion Manahan dan finish di kawasan Ngarsapura, depan Pasar Triwindu. 

Alasan pemilihan lokasi-lokasi itu  idak lepas dari sisi sejarah. Menurutnya, dulunya Manahan dulunya di era Mangkunegara IV, merupakan tempat olahraga memanah dan pacuan kuda.

Sementara Pasar Triwindu itu dibangun Mangkunegara IV untuk memperingati 24 tahun bertahtanya (3 windu).

“Jadi sejarah-sejarah seperti itu yang juga ingin kami bagikan kepada masyarakat,” lanjutnya. Co-Founder & COO Katadata Indonesia, Ade Wahyudi, menyatakan Mangkunegaran Run 2026 berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman lari yang berbeda melalui konsep cultural run yang memadukan olahraga dengan kekuatan seni dan budaya.

Dia menekankan ajang ini tidak hanya sekadar perlombaan lari, tetapi menjadi panggung bagi kekayaan tradisi yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat di sepanjang jalur lari. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved