Berita Solo
Pocong Terekam di Belakang UNS Solo, Wali Kota Langsung Ultimatum
Fenomena video pocong jadi-jadian masih saja terjadi di tengah masyarakat. Terbaru teror pocong ini terjadi di Solo
Pocong Terekam di belakang UNS Solo, Wali Kota Langsung Ultimatum
TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Fenomena video pocong jadi-jadian masih saja terjadi di tengah masyarakat.
Terbaru teror pocong ini terjadi di Solo, Jawa Tengah.
Sebelumnya sejumlah wilayah di Jateng juga dilanda teror serupa mulai dari di Sragen hingga Purbalingga.
Baca juga: Sosok Delapan Pocong Jadi-jadian di Wilayah Jateng Ditangkap, Semuanya Remaja
Di Solo, teror itu terjadi di wilayah Ngoresan, Kelurahan/Kecamatan Jebres, Kota, tepatnya di belakang Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS).
Video teror pocong itu satu di antaranya diunggah oleh akun Instagram @beritasolohariini.
Unggahan tersebut menampilkan sebuah video CCTV yang diduga aksi teror pocong.
Dalam narasi video itu tertulis, "Macak (menyamar) pocong, apapun motifmu sing (yang) genah (pasti) wes (sudah) gawe (membuat) resah warga sekitar. Lokasi gang sebelah SD Ngoresan, belakang UNS".
Dari video terlihat tanggal kejadian pada Minggu (7/6/2026) sekira pukul 01.14 WIB.
Aksi teror pocong itu langsung direspons Wali Kota Solo, Respati Ardi.
Wali Kota Solo Tegas: Tidak Ada Toleransi untuk Gangguan Ketertiban
Respati Ardi menegaskan pihaknya tidak akan tinggal diam terhadap segala bentuk tindakan yang meresahkan masyarakat, termasuk aksi yang mengatasnamakan “teror pocong”.
“Kalau teror udah mengganggu ketertiban ada unsur pidana ya kami pidanakan. Kami tidak ada main-main,” ungkapnya, Senin (8/6/2026).
Ia juga menegaskan bahwa pemerintah tidak akan memberikan toleransi terhadap tindakan yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Pocong, Sundelbolong, Kuntilanak, ketertiban kita sikat pokoknya. Kita tidak ada toleransi untuk ketertiban dan keamanan,” jelasnya.
Satpol PP dan Polisi Turun Tangan Dalami Kasus
Untuk menjaga situasi tetap kondusif, Pemerintah Kota Solo telah menurunkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) guna melakukan penanganan awal di lapangan.
| Bikin Prihatin, Rusa di Taman Sriwedari Solo Makan Plastik di Tempat Sampah |
|
|---|
| Waspada! Situs SPMB Palsu Catut Nama Pemkot Solo, Dinas Pendidikan Sebut Modus Penipuan |
|
|---|
| Penyebab Kebakaran Gudang Rosok yang Hanguskan 8 Mobil di Sukoharjo, Api Diduga dari Bakar Sampah |
|
|---|
| Pria Meninggal Jatuh ke Lubang Proyek di Solo, Sempat Terlihat Terhuyung Setelah Beli Obat di Apotek |
|
|---|
| Waduh! Kawasan Sriwedari Solo Diduga Jadi Lokasi Transaksi Seksual Gay, Satpol PP Sempat Ditawar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260609_solo_pocong.jpg)