Olahraga
Tips Menjadi Pebulutangkis Andal dan Profesional Ala Richard Mainaky
Audisi Umum PB Djarum yang digelar setiap tahun selalu menyita animo ribuan pebulutangkis belia dari berbagai daerah di Tanah Air
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: rival al manaf
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Audisi Umum PB Djarum yang digelar setiap tahun selalu menyita animo ribuan pebulutangkis belia dari berbagai daerah di Tanah Air. Pada audisi umum tahun ini ada sebanyak 1.729 atlet muda dari berbagai daerah di Tanah Air yang ikut dalam audisi yang diselenggarakan di GOR Djarum Jati Kudus.
Jumlah peserta sebanyak itu dalam audisi umum kali ini terdiri atas 588 peserta U11 putra, kemudian 257 peserta U11 putri, 279 peserta KU11 putra, 152 peserta KU11 putra, 325 peserta KU12 putra, dan 128 peserta KU12 putri. Mereka akan bersaing untuk mendapatkan super tiket dan melalui tahap karantina sebelum akhirnya tergabung dalam klub PB Djarum.
Dalam audisi umum kali ini dipastikan akan terjadi persaingan yang sengit nan kompetitif. Anggota tim pencari bakat PB Djarum Richard Mainaky menekankan pada setiap atlet belia yang ikut dalam audisi umum kali ini agar mengedepankan attitude untuk menjadi pemain bulutangkis yang andal dan profesional di masa mendatang.
Baca juga: Klasemen Peringkat 2 Terbaik Kualifikasi Piala Asia U23, Skenario Timnas Indonesia Lolos Hanya Satu
Baca juga: Kronologi Penggerebekan 2 Oknum Guru SMP di Cepiring Kendal, Warga Cium Bau Keringat di Kasur
Dalam audisi umum PB Djarum kali ini, Richard yang berpengalaman sebagai pelatih ganda campuran didapuk menjadi bagian dari tim pencari bakat. Menurutnya dalam setiap audisi umum senantiasa mengalami peningkatan. Termasuk kualitas peserta dari segi skill maupun fisik.
Pada tahap awal audisi ini Richard sudah melihat ada beberapa atlet belia yang memiliki skil menonjol. Satu di antara atlet yang dinilainya menonjol itu datang dari Manado kategori U11. Namun untuk pastinya, dia akan terus memantau jalannya audisi untuk memilih atlet yang benar-benar layak.
“Sebenarnya setiap tahun mengalami peningkatan yang signifikan. Namun pekerjaan rumah sebagai pelatih setelah pemain dinyatakan lolos dari karantina untuk terus memantau perkembangannya,” kata Richard, Senin (8/9/2025).
Yang jadi pekerjaan rumah para pelatih saat ini yaitu untuk mencari atlet yang benar-benar andal dan profesional. Pasalnya, setiap tahun terjadi peningkatan kualitas, namun saat di Pelatnas susah mencari atlet.
“Itulah PR buat kami,” kata Richard.
Selain skill dan kualitas, yang paling mendasar bagi setiap pebulutangkis belia yaitu mampu menguasai teknik dasar secara tepat, satu di antaranya yaitu cara memegang grip yang benar. Kemudian yang tidak kalah penting yaitu daya juang yang tinggi yang ditampilkan oleh atlet saat bertanding saat audisi. Ini menjadi satu di antara penilaian oleh tim pencari bakat.
Kemudian setelah atlet menjalani tahap karantina, pihaknya akan menekankan pentingnya attitude. Pasalnya dia melihat saat Pelatnas banyak atlet yang gagal karena attitudenya buruk. (*)
| Lari Masih Jadi Olahraga Favorit, Balapan Mlayu 2026 Diikuti 1300 Peserta |
|
|---|
| 1.239 Peserta Ikuti Turnamen Sepak Bola Putri Usia Dini MLSC di Semarang |
|
|---|
| Klub Taekwondo Blok M Jateng Panen Medali di ISF Vol 3 Tahun 2025 |
|
|---|
| Dyah Tunjung Fokus Konsolidasi dan Program Nyata Usai Terpilih Pimpin KORMI Kota Semarang |
|
|---|
| Kejurnas Panjat Tebing XIX FPTI 2025 Digelar di Semarang, 194 Atlet Terbaik 27 Provinsi Bersaing |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20250908_Audisi-PB-Djarum.jpg)