Minggu, 3 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

PSIS Semarang

Prediksi PSIS Semarang vs PSS Sleman: Ega Janji Siapkan Formula Baru

PSIS Semarang akan menjamu PSS Sleman dalam laga lanjutan grup timur Pegadaian Championship 2025/2026

Tayang:
Istimewa
Duel- Pemain PSIS Semarang, Luan Nascimento berduel dengan pemain Persipal Palu, Firmansyah dalam pertandingan lanjutan Grup Timur Pegadaian Championship 2025/2026 pekan kelima di Stadion Gawalise, Palu, Sabtu (11/10/2025) sore 

TRIBUNJATENG.COM - PSIS Semarang akan menjamu PSS Sleman dalam laga lanjutan grup timur Pegadaian Championship 2025/2026 pekan keenam di Stadion Jatidiri Semarang, Minggu (19/10/2025).

Bagi tim Mahesa Jenar yang baru saja punya modal imbang dari laga sebelumnya versus Persipal Palu, wajib mewaspadai tim Super Elja yang sedang dalam kondisi on fire hingga pekan kelima.

Tim asuhan Ansyari Lubis tersebut saat ini menempati urutan kedua klasemen sementara dengan raihan sempurna, 15 poin.

PSS hanya kalah selisih gol dari pesaing lain, yakni Barito Putera yang menempati urutan teratas.

Baca juga: Prediksi Susunan Pemain PSIS Semarang vs PSS Sleman, Peluang Kemenangan Perdana?

Baca juga: PSIS Semarang Masih Cari Pelatih, Bagaimana Nasib Ega Raka?

Jika dibandingkan dengan situasi PSIS, memang bak langit dan bumi musim ini.

Tim Mahesa Jenar dalam lima laga terakhir mencatatkan empat kekalahan dan satu hasil seri.

Maka, tiga poin harusnya menjadi harga mati bagi tim kebanggaan masyarakat Kota Semarang tersebut.

Kemenangan bukan hanya jadi raihan sempurna pertama musim ini, tetapi juga kemenangan pertama di Stadion Jatidiri sepanjang tahun ini.

Menatap laga kontra PSS Sleman, caretaker tim, Ega Raka Ghalih memastikan persiapan sejauh ini telah maksimal mulai dari aspek fisik, teknik, taktik, dan mental.

"Di beberapa kali latihan kita sudah simulasikan rencana skema untuk lawan PSS, termasuk komposisi pemainnya yang dalam kondisi bagus yang akan kita mainkan," kata Ega saat dihubungi Tribun Jateng, Sabtu (18/10/2025).

Polesan Ega yang saat ini ditunjuk sebagai caretaker tim sedikit mulai terlihat dalam dua laga yang ia pimpin.

Saat pertama kali mendampingi tim dengan tugas baru, performa PSIS cukup apik saat menghadapi Barito Putera. Sayangnya keberuntungan tak berpihak dengan timnya.

Lalu, dalam laga terakhir, PSIS berhasil memutus tren selalu kalah ketika bertandang melawan Persipal Palu.

"Secara keseluruhan pemain dalam kondisi baik, termasuk aspek mental pemain kondisinya sedang baik. Mereka termotivasi untuk menampilkan performa terbaiknya dan antusias untuk meraih poin penuh," jelas Ega.

Terkait evaluasi, salah satu yang jadi sorotan yakni krisis gol. Musim ini, PSIS baru mampu memasukkan dua gol. Catatan yang harusnya jadi catatan serius tim kepelatihan.

Ega mengatakan, untuk laga kontra PSS, ia akan melakukan beberapa perubahan di lini depan.

"Tentu akan ada perubahan untuk lini depan. Harapannya kita lebih tajam lagi dan bisa memaksimalkan setiap peluang," jelasnya.

Sementara soal kekuatan lawan, Ega mengatakan dua pemain sayap Super Elja jadi perhatian tersendiri, terutama pada sosok Riko Simanjuntak. Satu nama lain yang jadi perhatian, yakni Dominikus Dion.

"Memang mereka kuat di area flank, itu menjadi ciri khas mereka. Dan kita sudah analisa melalui rekaman video. secara khusus kita perlu antisipasi cara mereka maen di wing dengan kedua winger nya punya kecepatan," katanya.

"Tapi kita perlu waspadai juga pemain yang lainnya. Karena secara kolektifitas mereka juga bagus. Kita sudah antisipasi. Dan harapannya pemain lebih disiplin untuk menjaga zona dan mengantisipasi pergerakan lawan," pungkasnya.

Dalam kesempatan terpisah, pelatih PSS Sleman Ansyari Lubis menyebut laga melawan PSIS akan menjadi laga menarik.

Apalagi kedua tim sama-sama berstatus tim degradasi dari Liga 1 musim 2024/2025.

"Besok jadi pertandingan yang sangat menarik artinya kedua tim yang tadinya di kasta pertama sekarang di kasta kedua ini kembali bertemu," ujarnya.

Performa mereka musim ini membuat PSS diunggulkan mampu membawa pulang poin di kandang PSIS. Namun Ansyari tak mau berandai-andai dan meminta pemainnya fokus meraih kemenangan di kandang lawan. 

"Kita tahu PSIS Semarang posisinya di bawah, tapi ini jangan buat pemain menjadi terlena. Karena siapapun tim di Liga 2 punya kekuatan yang sama. Jadi kita berharap seluruh pemain fokus, tanggung jawab kerja keras," terangnya.

"Artinya sepak bola tidak bisa seperti matematika, satu tambah satu langsung dua gitu enggak. Karena biar bagaimanapun mereka bertindak sebagai tuan rumah. Mereka punya motivasi yang lebih dan kita berharap seluruh pemain ini harus kita antisipasi gitu," jelasnya.

Di sisi lain, pelatih berusia 55 Tahun itu melihat PSIS Semarang kini memainkan sepak bola modern yang wajib di antisipasi anak asuhnya.

"Kita lihat PSIS Semarang bermain dengan sepak bola modern, mereka tidak melakukan defense yang frontal, tapi mereka bermain dengan attacking football. Jadi kita juga sama seperti mereka gitu, jadi siapa yang terbaik pasti itu yang akan menangkan pertandingan," tegasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved